MAMUJU– Tim Sar Gabungan melakukan pencarian seorang pria berinisial HA (41 tahun), yang dilaporkan hilang usai melompat ke dalam Sungai Tarailu, di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Korban dikabarkan nekat melompat, lantaran menghindari kejaran aparat karena diduga terlibat kasus narkotika.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju melalui petugas siaga, menerima laporan dari salah seorang anggota BNN, tentang kondisi membahayakan manusia terhadap orang jatuh di Sungai Tarailu,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Muh Arif Anwar melalui rilis yang diterima wartawan, Senin (15/11/2021).
Arif Anwar menyebut, laporan diterima, Sabtu lalu (13/11). Saat itu, Tim Sar langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Namun sampai saat ini korban belum ditemukan.
“Memasuki hari ketiga, proses pencarian terhadap korban dihentikan pada pukul 18:00 wita, dengan hasil sementara masih nihil,” ungkap Arif.
Ia mengungkapkan, upaya pencarian pada hari ketiga, dilakukan dengan membagi Tim Sar Gabungan menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit).
“Tim 1 melakukan pencarian dgn menyisir arus sungai menggunakan 1 unit Rubber Boat sejauh 6 KM, Tim 2 dan Tim 3 menyisir dengan berjalan kaki sisi kiri dan kanan pinggir sungai menggunakan life jacket sejauh 6 km,” bebernya.
Selain itu, Arif juga mengaku, pihaknya telah memperluas area pencarian, dengan memperhitungkan kondisi teknis di lapangan.
“Wilayah pencarian hari ketiga ini kami perluas berdasarkan pertimbangan dan perhitungan teknis sesuai kondisi di lapangan,” pungkas Arif.
Kepada seluruh unsur Pontesi SAR yang terlibat dalam proses pencarian, Arif menegaskan, agar selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan, serta tetap mengedepankan Komunikasi, koordinasi dan Sinergitas untuk pelaksanaan Operasi SAR yang maksimal.
Rencananya, Tim SAR Gabungan, akan melanjutkan proses terhadap korban HA pada Selasa (16/11) besok. (thaya/red)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar