oleh

Bersama Polisi dan Perangkat Desa, BKKBN Sulbar Gelar Vaksinasi Covid-19

MAMUJU – Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat menggelar vaksinasi Covid-19, yang berlangsung pada sejumlah titik di Kabupaten Mamuju. Untuk tahap awal, BKKBN menyiapkan 1000 dosis vaksin dari 13000 target dosis vaksin jenis sinovac.

Kegiatan bertajuk Program Vaksinasi bagi Keluarga ini, digelar untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Salah satu lokasi kegiatan vaksinasi, bertempat di Lapangan Ahmad Kirang, Kabupaten Mamuju.

“Pada hari pertama pelaksanaan program vaksinasi bagi keluarga, sebanyak 96 orang yang berhasil divaksinasi dan 104 orang pada hari kedua di tempat yang sama,” ungkap salah satu Tim Vaksinator, Dudy Fahdiansyah, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga  Gila, Sabu Seberat 5 Kilogram Hanya Ditenteng Dalam Kantong Plastik

Menurut Dudi, selama pelaksanaan kegiatan, Tim menyiapkan sedikitnya 150 dosis vaksin setiap harinya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan Tim Vaksinator BKKBN Sulawesi Barat bekerjasama dengan perangkat Desa Patidi dan Polsekta Mamuju, di sekitar Taman Makam Pahlawan Desa Patidi. Kegiatan vaksinasi ini turut dihadiri Kapolsekta Mamuju bersama jajaran, Kepala Desa Patidi dan Penyuluh KB Kecamatan Simboro.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Diminta Evaluasi Jajarannya di BPBD

Pada kesempatan itu, Kapolsekta Mamuju AKP Muh Akhir Anwar membagikan masker dan handsanitizer, serta melalukan sosialisasi kepada masyarakat, untuk ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi, guna menciptakan herd immunity di masyarakat.

“Kami meminta semua pihak bersama-sama mengawal kegiatan vaksinasi seperti ini, untuk menyukseskan program percepatan vaksinasi di tingkat kecamatan maupun desa,” ujar Muh Amir.

Baca Juga  Data Warga Beredar, Pemda Belum Merilis Data Resmi

Selanjutnya, Muh Amir juga mengungkapkan, pihaknya terus melakukan berbagai macam cara, agar warga bersedia menjalani vaksinasi. Salah satunya, dengan melakukan pemeriksaan kartu vaksinasi bagi setiap pengendara yang melintas.

“Pengendara yang tidak memiliki kartu vaksin karena belum divaksin, langsung diarahkan ke gerai vaksinasi untuk dilakukan screaning kesehatan dan vaksinasi,“ pungkasnya. (rls/thaya)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed