oleh

Wow, Warung Milik Lansia Ini Sajikan Kopi Gratis untuk Pengunjung

POLMAN– Jika umumnya warung didirikan untuk menambah pemasukan, lain halnya dengan salah satu warung di pedalaman Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ini yang justru menyajikan kopi gratis untuk para pengunjung warungnya.

Pemilik warung adalah wanita berusia lanjut bernama Hj Saada (80 tahun), warga Dusun Karoke, Desa Sabaliwali, Kecamatan Luyo.

Saat wartawan berkunjung, Saada tampak sibuk menyeduh beberapa gelas kopi, untuk disajikan bersama beberapa bungkus gogos, salah satu jenis makanan khas warga di daerah ini. Saada berjualan pada sepetak kios berukuran sekira tiga kali tiga meter di kompleks Pasar Rakyat Karoke. Selain gogos, Saada juga berjualan barang pecah belah.

Baca Juga  Babinsa Kodim Polmas Pastikan Ketersediaan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Saada, usaha warung miliknya telah dirintis sejak tiga puluh tahun lalu. Dia mengaku, sejak saat itu telah menggratiskan segelas kopi untuk setiap pengunjung di warungnya.

“Sudah lama, sekira tiga puluh tahunan, semasa muda sudah mulai jualan gogos,“ ujar Saada kepada wartawan, Selasa siang (07/09/2021).

Dia mengaku, menjamu pengunjung dengan segelas kopi, sudah menjadi kebiasaan yang diwariskan leluhurnya secara turun temurun. Hal tersebut diakui juga menjadi salah satu cara untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.

“Begini memang orang di sini, kopi tidak dijual, digratiskan,“ ungkap Saada sambil tertawa.

Aktifitas Saada berjualan hanya berlangsung pada hari Selasa dan Jumat, mengikuti jadwal pasar rakyat. Setiap kali berjualan, Saada kerap menggratiskan sedikitnya dua puluh gelas kopi untuk siapa saja, baik yang sudah kerap berkunjung maupun yang baru pertama kali.

Baca Juga  PWI Sulbar Minta Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Wartawan TVRI

“Biasa setiap jualan, siapkan satu sampai dua termos kopi. Satu termos biasanya berisi 10 gelas kopi, itu semuanya gratis,“ terang Saada.

Kendati segelas kopi di warungnya disajikan kepada setiap pengunjung secara cuma-cuma, Saada mengaku tidak pernah merasa rugi. Apalagi, sebungkus gogos yang disajikan kepada pengunjung, dijual dengan harga sangat murah, antara seribu hingga dua ribu rupiah per bungkus, tergantung ukuran.

“Alhamdulillah tidak rugi, biasanya setiap jualan saya siapkan 100 bungkus gogos. Rata-rata setiap jualan buat empet liter gogos selalu habis, “ tutur Saada meyakinkan.

Baca Juga  Tabrak Pagar Rumah di Wonomulyo, Pengendara Motor Sport Tewas

Warga yang baru pertama kali berkunjung awalnya mengaku tidak percaya, dengan keberadaan warung yang menyiapkan kopi gratis untuk pengunjung.

“Saya sempat heran dan tidak percaya kalau kopinya digratiskan. Setelah saya hendak membayar, pemilik warung enggan menerima uang, warga sekitar menyampaikan kalau memang kopi di warung ini digratiskan,“ kata salah satu pengunjung bernama Sangnging.

Warga bersyukur, pasalnya di tengah kesulitan ekonomi seperti sekarang ini, masih ada orang yang gemar berbuat baik terhadap sesama, walau hanya dengan berbagi secangkir kopi gratis. (thaya/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed