oleh

PWI Sulbar Minta Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Wartawan TVRI

Siberindo.co, Mamuju – Seorang wartawan TVRI Sulbar, Rahmat Tahir jadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Lobby Grand Maleo Hotel, usai meliput Musyawarah Daerah (Musda) III Golkar Sulbar, Minggu (19/7/2020) sekitar pukul 04:00 dini hari.

Pelaku mengeroyok, saat korban bersama sepupunya kembali ke Grand Maleo Hotel usai menikmati kopi disalah satu warkop dibilangan pasar baru Mamuju.

“Saya baru pulang, ke hotel usai menemani sepupu saya di warkop pasar baru Mamuju, mereka memukul sehingga punggung saya lebam, padahal saya sudah mengaku wartawan, pelaku masih membabi buta memukul saya,” ucap Rahmat Tahir saat dimintai keterangannya usai melapor di Polresta Mamuju, Minggu (19/7) sekira pukul 10:00 WITA.

Baca Juga  Pemuda Majene Diharap Sukseskan Pilkada

Kuat dugaan pemukulan dialami Rahmat Tahir, akibat dirinya bersama sepupunya yang juga Sekertaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Majene, Irfan Syarif juga mengalami perlakuan dari pelaku sehingga korban mengalamai luka dibagian pelipis mata kirinya.

Kejadian itu, menuai kritik dan kecaman dari Wakil Ketua Persatuan Wartawa Indonesia (PWI) Sulbar Bidang Pembelaan Wartawan, Mursalim Majid.

Baca Juga  Akses Jalan Rusak Berat, Warga Terpaksa Ditandu Sejauh 12 Kilometer ke Puskesmas 

Mursalim mengecam tindakan premanisme terhadap aksi pengeroyokan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap kontributor TVRI Sulbar Rahmat Tahir.

Mursalim Majid menyebut cara – cara seperti itu tidak elok dan sangat bertentangan dengan hukum.

“Harusnya wartawan tidak jadi korban dalam peristiwa itu,” ujarnya.

“PWI mengecam pelaku pengeroyokan wartawan jadi korban. Yang harusnya tidak perlu terjadi. Apalagi korban sudah menyebut identitasnya sebagai wartawan,” tegas Mursalim Majid.

Baca Juga  PMII Gelar Aksi di Mapolresta Mamuju

Karena itu, Mursalim Majid meminta kepada polisi untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap wartawan TVRI Rahmat Tahir. (dir/Fakta79.Net)

Komentar

News Feed