oleh

Dalam Dua Hari, Dua Warga Wonomulyo Terkonfirmasi Covid-19 Meninggal

POLMAN– Angka kasus kematian warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kembali bertambah.

Hari ini, seorang wanita bernama Yuliani (40), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, meninggal dunia dengan kondisi terkofirmasi positif Covid-19. Almarhum meninggal pada Senin dini hari, sekira pukul 01:00 wita.

Jenazah alamarhum Yuliani dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidorejo. Proses pemakaman dilakukan sesuai prosedur tetap protokol kesehatan. Sebelumnya, sejumlah sanak keluarga bersama Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji, S.Sos, terlihat menshalatkan jenazah almarhum.

Berdasarkan pantauan wartawan, sanak keluarga almarhum tampak tak kuasa menahan air mata kesedihan, saat peti jenazah almarhum dimasukkan ke liang lahat.

Baca Juga  Konsolidasi di Grobogan dan Blora, Sekjen Gerindra: Bagi Prabowo Jabatan Presiden 2024 untuk Membela Rakyat Kecil, Petani, dan Nelayan

Saat dikonfirmasi, Samiaji mengatakan, sebelum meninggal almarhum sempat jalani perawatan intensif di RSUD Polewali Mandar.

“Setelah sempat jalani perawatan di rumah sakit selama lima hari, pasien terkonfirmasi dinyatakan meninggal dunia,” kata Samiaji, kepada wartawan di TPU Desa Sidorejo, Senin pagi (12/07/2021).

Menurut Samiaji, sebelum dilarikan ke RSUD Polewali Mandar untuk jalani perawatan, almarhum sempat jalani isolasi mandiri di rumahnya, sambil menunggu hasil swab. Almarhum menjalani swab di kantornya di Pengadilan Negeri Polewali, pada tanggal 05 Juli. Hasil swab yang menyatakan almarhum positif corona keluar pada tanggal 08 Juli.

Baca Juga  Bangkitkan Sektor Pariwisata Bersama Menparekraf dan SMSI

“Sebelum ke rumah sakit, Almarhum sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya, karena menunggu hasil swabnya yang belum keluar, “ ungkap Samiaji.

Samiaji mengungkapkan, almarhum Yuliani diketahui memiliki riwayat penyakit penyerta yaitu astma. Saat dirujuk ke RSUD Polewali Mandar, pada tanggal 08 Juli, almarhum juga menunjukkan gejala sesak nafas.

“Jadi almarhum ini memiliki riwayat penyakit penyerta, yaitu astma. Saat dirujuk, almarhum mengeluhkan sesak nafas, bahkan kesadarannya sempat menurun,” ungkap pria yang juga menjabat Sekcam Wonomulyo itu.
Sehari sebelumnya, seorang warga Desa Sugihwaras juga meninggal dunia dengan kondisi terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga  KSAL-KSAD Kompak Nyanyi Ojo Dibandingke: Di Hati Ini Hanya Ada Pak Prabowo

Almarhum bernama Mansur (78), menghembuskan nafas terakhir di RS Polewali Mandar, Minggu pagi (11/07), sekira pukul 07.30 wita. Almarhum meninggal dengan riwayat penyakit penyerta.

Samiaji mengimbau warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Ia menyebut, penularan virus corona di daerah ini kembali meningkat.

“Saya berharap, mudah-mudahan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan, terutama memakai masker. Istilahnya penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,“ pungkas Samiaji mengingatkan. (thaya/sur)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed