POLMAN– Untuk kesekian kalinya, seorang warga di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, meninggal dunia dengan kondisi terkonfirmasi positif corona.
Almarhum bernama Mansur (78), warga Desa Sugihwaras. Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS Polewali Mandar, Minggu pagi (11/07), sekira pukul 07.30 wita.
Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji, SSos mengatakan, almarhum meninggal dengan riwayat penyakit penyerta. Sebelum meninggal, almarhum sempat jalani perawatan di RS Wahidin Makassar, Sulawesi Selatan.
“Selama ini memang Almarhum keluar masuk rumah sakit dan tempat praktek. Nah ini kemarin waktu dibawa ke RS Wahidin, diperiksa itu ternyata di sana positif (COVID). Karena tidak mau diisolasi di RS Wahidin, akhirnya pulang dan masuk lagi ke RS Umum (Polewali Mandar) dan tadi ini (Minggu pagi) meninggal,“ kata Samiaji, kepada wartawan di lokasi pemakaman umum Desa Sugihwaras, Minggu siang (11/07/2021).
“Ada riwayat penyakit penyertanya, kemarin keluarganya mau agar almarhum dirawat di rumah, cuman yang bersangkutan agak sesak makanya dirawat di rumah sakit,“ sambung Samiaji.
Menurut Samiaji, almarhum Mansur merupakan pasien ke 18 dari daerah ini, yang dinyatakan meninggal dengan kondisi terkonfirmasi positif Covid-19. Ia juga mengatakan, beberapa kontak erat almarhum telah melakukan isolasi mandiri.
“Termasuk yang ke 18 meninggal. Termasuk yang ini tadi, kasus covid yang meninggal hari ini, Kita sudah melakukan tracking, saat ini ada tiga orang yang kami minta untuk melakukan isolasi mandiri,“ ungkapnya.
Samiaji mengimbau warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Ia menyebut, penularan virus corona di daerah ini kembali meningkat.
“Jumlah Covid-19 di Puskesmas Wonomulyo ini sudah berjumlah 175 orang atau 175 kasus, termasuk yang 18 meninggal. Saya berharap, mudah-mudahan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan, terutama memakai masker. Istilahnya penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan, “ pungkas Samiaji mengingatkan.
Berdasarkan pantauan wartawan, proses pemakaman almarhum Mansur, dilakukan sesuai prosedur tetap protokol kesehatan. Dari kejauhan, sejumlah sanak keluarga almarhum tampak tak kuasa menahan kesedihan, saat peti jenazah almarhum dimasukkan ke liang lahat. (thaya/sur)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar