oleh

Alumni Unsulbar Harus Bisa Bersaing

MAJENE  – Cetak 380 wisudawan, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kedepan dituntut untuk siap hadapi berbagai tantangan. Hal ini dikatakan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di sela-sela pelaksanaan wisuda, Senin 30 November lalu.

Selain itu, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, setiap wisudawan bakal diperhadapkan pada dunia kerja. Maka dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif dan inovatif. Untuk mewujudkan itu maka penting agar menghadirkan lembaga pendidikan yang berkualitas pula.

Ia juga, mengharapkan Unsulbar terus berbenah dan mengembangkan sarana dan prasara penunjang. Dengan begitu, alumni-alumni Unsulbar menjadi generasi yang mampu bersaing.

“Dengan gelar sarjana harus bisa membuktikan diri sebagai SDM dengan kualitas yang berbeda sebelum menjadi sarjana,” kata Ali Baal.

Baca Juga  Yayasan Kemanusiaan Fajar Salurkan Tenda dan Bahan Makanan

Dewan Pembina Unsulbar itu juga berpesan kepada civitas akademik agar tetap menjadi penyemangat berpikir dan bekerja keras menjadi lebih produktif dengan mengupayaan berbagai inovasi.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19, di tengah keterbatasan anggaran tidak menjadi kendala untuk terus memajukan sektor pendidikan. Salah satunya yang ditunjukkan Unsulbar dengan tetap menjalankan Rapat Senat dalam dua gelombang serta menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Begitupun proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di ruang kelas, harus dilakukan secara virtual (daring). Pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang mau tidak mau harus kita hadapi. Jangan menjadikan kita kehilangan semangat,” ucapnya.

Ali juga menyinggung soal rencana pendirian Pendidikan Kedokteran yang direncanakan terealisasi 2021. Program itu telah mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kesehatan. Pendidikan kedokteran, merupakan salah satu upaya mengatasi keterbatasan sumberdaya manusia.

Baca Juga  Hibahkan Tanah Warisan Bangun Masjid, Masyarakat Lembang Merasa Terbantu

“Namun, harus diakui tidak sedikit yang masih harus dilakukan untuk menunjukan diri sebagai pencetak SDM yang berkualitas dan siap berkiprah di berbagai bidang sebagai perguruan tinggi,” bebernya.

Sementara Rektor Unsulbar, Aksan Djalaluddin, menyampaikan, pihaknya terus melakukan pembenahan. Salah satunya adalah pembenahan infrastruktur.

Saat ini, pembangunan gedung kuliah serta pengadaan mobiler dengan menyerap anggara sekira Rp60 miliar telah rampung. “Sisa kami menunggu waktu Gubernur Ali Baal Masdar untuk meresmikan gedung ini,” kata Aksan.

Pembangunan lain yang sedang berproses adalah gedung kembar, tahun ini telah merampungkan 20 persen pembangunan dan akan dilanjutkan pada tahun 2021. Termasuk jalan akses dua jalur Unsulbar.

Baca Juga  Partai Demokrat akan Bagikan Wifi Gratis dan Bina UMKM

Untuk akreditasi jurnal, imbuh Aksan, disebutkan saat ini sudah ada 14 jurnal namun yang terakreditasi hanya tujuh jurnal.

“Kita akan dorong terus agar 14 jurnal ini bisa di akreditasi nasional dan bahkan ada satu yang jurnal internasional yang bisa segera juga akreditasi,” ungkapnya.

Dengan begitu, Unsulbar yang kini berada di peringkat 300-an dari 5.000 universitas di Indonesia meningkat ke posisi 200 besar.

Pada kesempatan tersebut, Rektor IPB Prof Dr, Arif Satria yang membawakan orasi ilmiah, menjelaskan, bahwa kedepan para alumni juga harus bisa mengubah mindset untuk lebih kreatif dan produktif di tengah berbagai tantangan. (idr/sol)

Komentar

News Feed