POLMAN- Untuk kesekian kalinya, buruknya akses jalan memaksa warga Desa Lenggo harus ditandu ke Puskesmas untuk mendapat pelayanan kesehatan. Kali ini dialami seorang pria lanjut usia bernama Tola.
Sudah beberapa hari, Tola menderita sakit di rumahnya, dan harus segera mendapat perawatan medis.
Dia terpaksa ditandu sejauh 12 kilometer untuk jalani perawatan di Puskesmas Bulo, lantaran akses jalan menuju kampung halamannya yang sangat buruk dan tidak terjangkau kendaraan roda empat.
“Akses jalan menuju ke sana sangat tidak bagus, hanya bisa dilewati kendaraan roda dua,” kata salah seorang keluarga, Ilham kepada Paceko.com (grup Siberindo.co) melalui pesan singkat, Selasa (27/10/2020).
Menurut Ilham, dibutuhkan waktu berjam-jam untuk membawa kakek berusia 75 tahun tersebut menggunakan tandu hingga sampai ke Puskesmas.
“Dua jam lebih kita tandu dari kampung sampai ke Puskesmas Bulo,” ungkapnya.
Ilham dan warga lainnya meminta pemerintah memberikan perhatian, agar akses jalan menuju desa mereka bisa segera diperbaiki.
“Kami warga desa Lenggo sangat berharap, pemerintah memperhatikan desa kami, terutama akses jalan menuju ke sana perlu dikembangkan. Kami mohon kepada pemerintah, lihat perjuangan kami sebagai warga dan pelajar, tolong bantu kami,” pintanya.
Perjalanan Tola menuju Puskesmas menggunakan tandu yang diangkat warga dengan berjalan kaki. Terekam kamera dan kini viral beredar di media sosial.
Dalam rekaman beberapa video pendek, terlihat puluhan warga baik yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua, mengiringi perjalanan Tola yang ditandu menggunakan kain sarung.
Tampak pula akses jalan yang warga lalui, melewati kawasan pegunungan, dengan kondisi yang cukup parah. (Thaya/Paceko.com)









Komentar