oleh

Diduga Korsleting Sepeda Motor, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar

POLMAN- Dua rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ludes terbakar. Sumber api diduga berasal dari salah satu rumah, yang pemiliknya sedang memperbaiki sepeda motor.

Perisitiwa yang mengundang kepanikan warga ini, terjadi di Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Kamis petang, sekira pukul 18.30 wita. Dua pemilik rumah yang terbakar, masing-masing diketahui bernama Iwan dan Hamdi.

Berdasaran pantauan wartawan, api berkobar cepat, apalagi dua rumah yang terbakar, terbuat dari bahan semi permanen. Berbekal alat seadanya, ratusan warga di lokasi kejadian bahu membahu memadamkan kobaran sebelum semakin meluas, termasuk mengamankan harta benda korban yang bisa diselamatkan.

Baca Juga  Total Pasien Positif di Sulbar Sebanyak 232, Terbanyak di Polman

Di lokasi kebakaran, dua wanita yang diketahui merupakan pemilik salah satu rumah yang terbakar, terus menangis histeris, lantaran tak kuasa melihat rumahnya rata dengan tanah.

Api berhasil dipadamkan sejam kemudian. Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, saat api telah membakar seluruh rumah.

Salah seorang warga, Ridwan menyebut, kobaran api diketahui berasal dari rumah korban bernama Hamdi. Ia menyebut, sesaat sebelum kejadian, Hamdi sedang memperbaiki sepeda motor, kemudian berteriak meminta pertolongan.

Baca Juga  Perhutani Dapat Apresiasi Dari Bupati Karanganyar

“Api dari rumah Hamdi, dia lagi perbaiki sepeda motor. Dia keluar saat api sudah membesar dan minta pertolongan,” ujar Ridwan kepada wartawan, Kamis malam, (27/05/2021).

Ridwan mengungkapkan, kebakaran yang sempat disertai suara ledakan, dipicu korsleting listrik pada sepeda motor milik Hamdi yang sedang diperbaiki.

“Ada korsleting pada busi, ada suara ledakan dari tangki, dia (Hamdi) keluar minta tolong saat rumah sudah terbakar,” terangnya,

Baca Juga  Cegah Paham Radikalisme, NU Sulbar Turut Partisipasi Jaga Kamtibmas

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Camat Mapilli Rahmat Rudianto menegaskan, pihaknya akan melakukan pendataan agar pemilik rumah segera mendapat bantuan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, taksiran kerugian sekitar 150 juta rupiah. Tentunya, kami akan segera membantu, kami akan lanjutkan kepada pemerintah kabupaten agar mendapat bantuan,” pungkas Rahmat di lokasi kebakaran. (thaya/sur)

Komentar

News Feed