oleh

Pulihkan Psikis Korban Gempa, Polda Sulbar Gelar Trauma Healing

MAMUJU– Gempa yang mengguncang Mamuju dan Majene dengan kekuatan 6,2 magnitudo masih menyisakan duka mendalam bagi para korban.

Trauma akibat takut membuat sebagaian korban mengalami depresi, perasaan tertekan dan was-was, apalagi mereka yang masih anak-anak. Itu karena masih labil dan belum mampu mengontrol emosinya.

Upaya untuk memulihkan kondisi psikis masyarakat yang trauma akibat gempa, Biro SDM Polda Sulbar berkolaborasi dengan Biro Psikologi SSDM Polri dan Biro SDM Polda Sulsel menggelar trauma healing di tenda-tenda pengungsian yang berlokasi di Polda Sulbar dan Stadion Manakarra Mamuju, Rabu 27 Januari.

Baca Juga  Penanganan Pasien Sangat Cepat, Rumah Sakit Lapangan Dilengkapi Komob

Terlihat para polwan berbincang bincang, bernyanyi hingga bermain dengan anak-anak di tenda pengungsian.

Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan menjelaskan bahwa trauma healing sangat dibutuhkan oleh anak yang menjadi korban gempa bumi.

“Tindakan ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan masa depan si kecil, agar kembali tertata dengan baik dan berlangsung sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Syamsu Ridwan, Rabu 27 Januari.

Baca Juga  Siapkan Diri Hadapi Cuaca Ekstrem

Selain itu, ia berharap agar para orang tua dapat menjadi konselor trauma healing kepada anaknya dengan tetap bersikap tenang dan meluangkan waktu untuk bermain.

Trauma healing ini sangat dibutuhkan oleh para korban utamanya bagi anak-anak agar rasa trauma dalam diri mereka bisa hilang dan tidak terbawa hingga mereka tumbuh dewasa nantinya,” ucap Kabid Humas.

Baca Juga  Polda Sulbar Berupaya Keras Sadarkan Masyarakat pada Pentingnya Memakai Masker

Menurutnya, trauma healing ini akan terus berlangsung beberapa hari kedepan hingga rasa trauma yang meyerang psikologi para korban dapat berkurang. (idr/sol)

Komentar

News Feed