oleh

Puluhan Anak Antusias Ikuti Kegiatan LO di Polman

POLMAN– Puluhan anak di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengikuti kegiatan Literasi Outdoor (LO), yang digelar gabungan komunitas literasi, diantaranya Rumah Baca Inspirasi, Teras Literasi Blantara, Latttang Literasi Kunyi, Pemuda Duampanua, Wanua Solulipu, dan Ikatan Perupa Sulbar

Kegiatan berlangsung di Kawasan Permandian Alam Limbong Durian, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Minggu (12/09). Bertujuan memperkenalkan dan mengembalikan aneka permainan tradisional yang nyaris terlupakan akibat gempuran permainan modern.

Puluhan anak usia sekolah dasar yang terlibat, tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dari pagi sampai sore hari.

Koordinator kegiatan Muliadi mengatakan, kegiatan terlaksana atas kerjasama beberapa lembaga literasi, yang menyadari pentingnya memperkenalkan permainan tradisional, pada anak usia sekolah.

“Kita laksanakan LO ini, karena kita menyadari pentingnya memperkenalkan dan mengembalikan permainan tradisional. Terlebih saat ini anak usia sekolah lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain android, tentu ini sangat beresiko bagi kesehatan anak khususnya mata,” ungkap Muliadi melalui rilis yang diterima wartawan, Senin (13/09/2021).

Baca Juga  Harga Kedelai Melonjak, Pedagang Tahu dan Tempe di Polman Resah

Selanjutnya kata Mualiadi, selain memperkenalkan permainan tradisional, kegiatan ini juga dirangkaian dengan bedah buku berjudul “Mungkin”, yang mengisahkan percintaan remaja masa kini.

Salah satu peserta kegiatan, Nur Insani mengaku senang. Apalagi kegiatan dirangkaikan dengan sejumah permainan, yang digelar di kawasan wisata alam.

“Saya senang bisa ikut kegiatan ini, karena di sini kita bisa bermain sambil berwisata, kita juga mendapat teman-teman baru,“ ujar murid kelas VI sekolah dasar itu.

Baca Juga  Tak Ada Jembatan, Siswa di Polman ke Sekolah Seberangi Sungai

Adapuan permainan yang dimainkan dalam kegiatan ini, diantaranya permainan puzzle, kelereng, memindahkan BOM, permainan pipa bocor, permainan tepung dan jaring-jaring. (rls/thaya)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed