oleh

DPRD Sulbar Bentuk Tim, Selesaikan Polemik Gedung Farmasi

MAMUJU– DPRD Provinsi Sulawesi Barat membentuk tim terkait polemik penyelesaian lahan gedung Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar.

Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi mengatakan pihaknya sudah membentuk tim untuk menyelesaikan persoalan lahan Gedung Farmasi.

Menurutnya, berdasarkan hasil rekomendasi rapat yang telah dilakukan bersama pihak Dinas Kesehatan dan seluruh pihak terkait. Tim sementara akan bernegosiasi dengan pemilik lahan untuk mencari jalan keluarnya. Hal itu dilakukan karena itu juga menyangkut nama baik Sulawesi Barat.

Baca Juga  Jaringan Prostitusi Online Marak di Mamuju

“Rapat terkait Gedung Farmasi dimana kita mencari solusi untuk dilakukan pendekatan secara persuaif kita lakukan upaya secara kekeluargaan agar tidak merugikan kedua bela pihak, baik pemerintah dan pemilik lahan,” kata Suraidah saat dikonfirmasi, Selasa 12 Januari, usai memimpin rapat bersama OPD dan anggota dewan di ruang rapat DPRD Sulbar.

Pihaknya juga telah menetepakan perwakilan sebagai negosiator agar masalah tersebut bisa segera teratasi. “Kita tunjuk Sukardi M Nur, sebagai mediator karena beliau yang kenalkan,” lanjutnya.

Baca Juga  Kantor Kejati Sulbar Mulai Dibangun

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr Alif Satria mengatakan pihaknya bersyukur dengan langkah yang dilakukan oleh DPRD Sulbar. Dengan membentuk tim negosiator untuk lahan Gedung Farmasi.

Ia menjelaskan, saat ini vaksin sementara sudah di Gedung Farmasi tersebut. Ia berharap masalah gedung tersebut bisa segera terselesaikan.

“Harapanya bisa diambil alih dan digunakan untuk masyarakat persiapan vaksinasi yang luar biasa,” tandasnya. (idr/sol)

Komentar

News Feed