POLMAN, Siberindo – Naim (19), pemuda asal Dusun Sarampu, Desa Kuajang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, ditemukan tewas gantung diri di pasar baru Tinambung, Polman, pada Rabu (10/2/2021), pukul 06.00 WITA.
Kapolsek Tinambung IPTU Rustam Abdul Ghani menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui dari laporan warga yang melaporkan adanya orang tewas gantung diri di pasar baru Tinambung.
Pasar tersebut, kata Rustam, sementara dalam pembangunan.
“Warga hendak yang bekerja disitu melihat ada orang gantung diri pakai tali nilon kemudian melapor,” kata Rustam kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).
Rustam memastikan Naim tidak pernah tinggal apalagi menetap di wilayahnya.
Berdasarkan keterangan pihak dari ibu kandung korban bahwa pada Minggu, 07 Februari 2021, korban telah meninggalkan rumahnya di Dusun Sarampu menuju ke rumah tantenya di Lingkungan Tinggas-tinggas Kelurahan Tinambung untuk tinggal sementara waktu.
Sementara dari keterangan tante korban Hj. Subuh, pada Selasa 09 Februari 2021 sekitar pukul 19.30 WITA, korban ijin keluar kepada omnya Hasan untuk membeli rokok.
Saat itu, korban tak kunjung pulang hingga pada Rabu 10 Februari 2021, Naim ditemukan tewas gantung diri.
“Untuk motifnya kami belum tahu,” ucap Rustam.
“Korban sudah dilakukan pemeriksaan visum et repertum. Hasilnya sementara ditunggu dari puskesmas,” sambungnya.
Dia menyesalkan foto korban tewas gantung diri viral di media sosial.
Menurut dia, kondisi demikian bisa memengaruhi psikologi baik keluarga, masyarakat umum, terlebih anak di bawah umur.
Dia menyarankan, warga mesti lebih bijak dalam penggunaan media sosial.
“Tidak semua foto atau informasi harus disebar. Sayang kalau sampai dikonsumsi anak-anak. Ini pengaruhi psikologi mereka. Penggunaan medsos mesti lebih bijak,” pungkasnya. (Fakta79.Net)











Komentar