oleh

Pelanggar Prokes di Wonomulyo Meningkat, Satgas Intensifkan Operasi

POLMAN- Sedikitnya 50 warga yang merupakan pengunjung dan pedagang pasar Induk Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, terjaring operasi Yustisi, yang digelar Satgas Covid-19 Wonomulyo.

Selain mendapat peringatan, warga yang didapati melanggar protokol kesehatan, beraktivitas tanpa memakai masker, langsung diberi sanksi sosial, menghafal pancasila hingga melakukan push up.

“Tadi dari pasar induk sampai pasar ikan ada sekitar 50 warga, di antaranya pedagang dan pengunjung pasar yang tidak memakai masker,” kata salah seorang anggota Satgas Covid-19 Wonomulyo, Yudi, kepada Paceko.com (grup Siberindo), Jumat (23/10/2020).

Baca Juga  Kaget Ada Razia Masker, Pengguna Jalan di Wonomulyo Nyaris Tabrak Petugas

Diakui Yudi, masih banyak warga yang mengabaikan imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penularan virus corona.

“Saya melihat tingkat kesadaran masih di bawah 70 persen, dari semula yang sudah kita imbau,” ungkapnya.

Untuk itu, Yudi menegaskan akan kembali mengintensifkan operasi Yustisi, agar warga patuh dan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Curi Motor di Campalagian, Pria Asal Majene Diringkus Polisi

“Jadi kami akan buat kegiatan berskala, dalam satu minggu kami akan lakukan giat terus supaya masyarakat sadar dan mentaati aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan, berbagai alasan kembali dilontarkan warga saat terjaring operasi. Selain lupa, tidak sedikit yang berkilah tidak memakai masker lantaran merasa sesak. Bahkan, seorang gadis muda yang terjaring, mengaku tidak memakai masker, lantaran uangnya dipakai membeli masker wajah.

Baca Juga  Kampanye Pelestarian Penyu Melalui Festival Penyu Mampie 2021

Hingga hari ini tercatat, angka penularan virus corona di Kabupaten Polewali Mandar, mencapai 439 kasus. 352 sudah dinyatakan sembuh, 8 orang meninggal dunia. Sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri. (Thaya/Paceko.com)

Komentar

News Feed