MAJENE – Aparat desa di wilayah Kabupaten Majene belum sepenuhnya mengikuti kepesertaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) di daerah ini.
Sesuai data BP Jamsostek Cabang Majene tercatat dari 62 desa di Kabupaten Majene baru 18 desa masuk menjadi kepesertaan BP Jamsostek.
Hal ini, dinyatakan Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Cabang Majene Dody Risdianto pada Sosialisasi, Monitoring dan Evaluasi Kewajiban Kepesertaan BP Jamsostek lingkup Pemerintahan Desa di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Majene, Kamis (30/06/2022).
Dijelaskan, dalam bekerja tentu terdapat resiko, salah satunya resiko kecelakaan kerja yang tidak disangka akan terjadi, sehingga BPJamsostek hadir untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja yang terdaftar sebagai kepesertaan BP Jamsostek.
Ia menyebut, bahwa program BPJamsostek merupakan program kemanusiaan, diantaranya program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan program lainnya. “Untuk iuran kepesertaan BP Jamsostek ini sudah tercantum dalam anggaran desa,” sebutnya.
Dody menyampaikan, melalui sosialisasi dipersilahkan para Kepada Desa (Kades) yang belum terdaftar agar bisa menanyakan manfaat program yang diperoleh dan fasilitas yang didapatkan, sehingga tidak ragu terhadap kepesertaan dalam BPJS ketenagakerjaan.
“Jika kepala desa mendaftarkan aparatnya ke BPJamsostek, selain menjadi program kemanusiaan juga akan menjadi amal ibadah jariyah, karena sudah melindungi aparatnya dari resiko kecelakaan kerja dan kematian. Bukan terlindungi dari matinya, tapi terlindungi jika ada resiko maka yang wajib memberikan santunan atau membayar perawatan medis adalah BPJamsostek,” jelasnya.
Sosialisasi ini, dibuka Kepala Dinas PMD Majene Sudirman. Ia berharap, kepada para Kades untuk mengikutkan menjadi kepesertaan BPJamsostek demi mendapatkan perlindungan resiko kecelakaan kerja dari para aparatnya.
Ia mengaku, telah melihat langsung manfaat BPJamsostek saat masih menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Majene. “Terdapat beberapa anggota dari DLHK Majene telah meninggal dunia dalam keadaan bekerja dan mendapatkan santunan BPJamsostek yang diterima langsung ahli warisnya,” tenangnya.
Sebelum tahap sosialisasi, dihadapan para Kades, Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Cabang Majene Dody Risdianto memberikan plakat cenderamata kepada Kepala Dinas PMD Majene Sudirman, penyerahkan santunan kepada peserta JKM dari aparat Desa Ulidang . (hfd)










