POLMAN– Banjir luapan sungai menggenangi puluhan rumah warga di Desa Segerang dan Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar.
Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur daerah ini, sejak Jumat siang (12/11) kemarin. Mengakibatkan Sungai Mapilli meluap.
“Untuk sementara ini, pada Wilayah Kecamatan Mapilli, ada beberapa desa yang terdampak banjir, tapi yang agak parah di Desa Segerang kemudian di Desa Bonra,” kata Bhabinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo, Serma Abd Gaffar, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi banjir, Sabtu siang (13/11/2021).
“Kalau di Desa Segerang kurang lebih 80 rumah, kalau di Desa Bonra ini kurang lebih 15 rumah,” sambung Gaffar.
Menurut Gaffar, Banjir akibat luapan sungai Mapilli ini mulai menerjang pada Sabtu dini hari (13/11), sekira pukul 04:00 wita. Selain menggenangi pemukiman, Banjir setinggi lutut orang dewasa, turut merendam areal perkebunan dan persawahan warga.
“Air mulai naik sekira jam empat subuh. Kalau di Desa Segerang dan Desa Bonra, ada juga areal persawahan dan perkebunan yang terendam banjir,” tutur Gaffar.
Berdasarkan pantauan wartawan, saat ini Banjir yang menggenangi pemukiman sudah mulai surut. Warga yang rumahnya sempat tergenang banjir, mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang terbawa banjir. (thaya/red)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar