oleh

Majene Tertinggi Capaian Sementara Pendataan Keluarga di Sulawesi Barat

MAJENE- Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat melakukan sosialisasi Pendataan Keluarga Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra tahun 2021. Agenda tersebut dihadiri oleh anggota komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal, Bupati Majene Lukman, Sekda Majene Suyuti dan kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat Muh. Nuryamin.

Dalam pemaparan materi, Andi Ruskati Ali Baal selaku perwakilan rakyat daerah pemilihan Sulawesi Barat yang bermitra dengan BKKBN menghimbau agar masyarakat memberikan data yang benar dalam mengisi form quesioner yang disampaikan oleh petugas pendata.

“Pada kesempatan ini, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memberikan jawaban yang benar adanya saat menjawab dan mengisi form quesioner dari petugas pendata,” papar Andi Ruskati.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Muh Nuryamin, menyampaikan kabupaten Majene berada pada posisi pertama tingkat capaian pelakasanaan pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana yang berlangsung sejak 1 April hingga tanggal 25 April 2021.

Baca Juga  Kasat Sabhara Polres Pasangkayu Polda Sulbar Imbau Warga Tidak Berkumpul Saat Pergantian Tahun

“Alhamdulillaah, kabupaten Majene menempati posisi pertama tingkat Sulawesi Barat untuk capaian pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana. Capaian ini merupakan prestasi dan bukti keseriusan petugas pendata dalam melaksanakan tugas, ” urai Nuryamin.

Sosialisasi BKKBN bersama mitra kerja berlangsung di 2 tempat yaitu di kantor Kecamatan Banggae dan kelurahan Binanga kabupaten Majene pada Minggu (25/04/2021).

Bupati Majene Lukman sangat mengapresiasi kinerja petugas pendata. Baginya capaian ini merupakan hadiah di bulan suci Ramadan.

Baca Juga  Razia Protokol Kesehatan Terus Dilancarkan Polda Sulbar

“Kami sangat bersyukur dengan adanya capaian ini. Dari enam kabupaten yang ada, Majene berhasil menduduki posisi pertama. Pada kesempatan ini, sekaligus saya ingin menyampaikan terimakasih kepada petugas BKKBN yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Tugas pendata itu tidak mudah dibutuhkan kegigihan karena banyak kendala yang dihadapi,” ucap Lukman. (fa/red)

Komentar

News Feed