oleh

Rapat Koordinasi RKPD 2022 Sulawesi Barat

POLMAN– Rapat koordinasi perencanaan pembangunan dalam rangka penyusunan RKPD 2022 digelar di Polewali, Polewali Mandar. Gubernur Ali Baal Masdar dan Wakil Gubernur Enny Anggaraeni Anwar, hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Ratih, Polewali, 8 April 2021.

Rapat koordinasi dihadiri para Bupati dan Wakil Bupati se Sulawesi Barat. Nampak Wakil Bupati Polewali Mandar, Muh Natsir Rahmat, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, Bupati Majene, Lukman, Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, Wakil Bupati Mamuju Tengah, HM Amin Jasa, dan Sekretaris Daerah Pasangkayu.

Gubernur Ali Baal Masdar menegaskan kembali agar pemprov dan pemkab memiliki semangat yang sama dalam pelaksanaan pembangunan. Setidaknya fokus pada perioritas yang akan dilakukan secara terukur, dan mengedepankan asas manfaat untuk masyarakat.

Baca Juga  Rumah Warga Hancur Diterjang Banjir, Bupati Polman Rencanakan Relokasi

Ali Baal juga mengingatkan agar aktif melakukan sinergitas dan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan di SulawesiBarat.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berterima kasih kepada para Bupati dan jajaran pemkab telah berkenan menghadiri rapat koordinasi, sebagai bentuk sinergitas, membangun Sulawesi Barat yang lebih maju, sejahtera dan malaqbiq,” kata Ali Baal memberi sambutan.

Lebih jauh, dia menyebut, rapat koordinasi tersebut adalah salah satu bentuk pelaksanaan peran Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang diamanatkan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 30  Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

“Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun sinkronisasi kebijakan perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten se Sulawesi Barat sehingga tersusun program dan kegiatan strategis untuk mendukung pencapaian prioritas nasional tahun 2022,” ujarnya.

Baca Juga  26 Rumah di Polman Terdampak Puting Beliung, Bupati Serahkan Bantuan Darurat

Menurut Gubernur, dalam rencana kerja pemerintah pusat tahun 2022 Provinsi Sulawesi Barat ditargetkan mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 sampai 6%, tingkat pengangguran 2,5 sampai 3,2%. Namun, untuk mencapai target tersebut diperlukan dukungan dari pemerintah kabupaten untuk terus  berupaya melakukan  penyelarasan prioritas, dan target pembangunan daerah dengan pemerintah pusat serta pemerintah provinsi, khususnya tahun 2022 yang akan datang.

“Untuk itu diperlukan semangat kebersamaan dan kesatuan pandangan mendorong percepatan pembangunan dengan mendayagunakan potensi yang ada. Sangat penting juga koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak, terutama pemprov dan pemkab,” pesan mantan Bupati Polman dua periode ini.

Baca Juga  BBM_Net, Lahir Dari Mimpi Seorang Warga Topoyo

Sesuai rencana kerja pemerintah pusat tahun 2022 dan prioritas dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Barat tahun 2017-2022, telah ditetapkan tema dan arah kebijakan pembangunan yaitu penyediaan infrastruktur pelayanan dasar, percepatan pembangunan ekonomi, pembangunan manusia, pemberdayaan lingkungan hidup, dan mitigasi bencana serta penguatan tata kelola pemerintahan.

“Saya berharap prioritas dan arah kebijakan tersebut dapat sejalan dengan arah kebijakan Kabupaten se-sulawesi Barat tahun 2022 yang akan datang” tandas Ali Baal.

Kepala Bappeda Sulawesi Barat, Khairudin Anas, melaporkan hasil pembahasan bersama Bappeda kabupaten dan OPD terkait soal penuntasan kendala dan permasalahan yang dihadapi Provinsi Sulawesi Barat pada setiap kabupaten di Sulawesi Barat. (rls/sur)

Komentar

News Feed