oleh

PADes BUMDes Betteng Meningkat

MAJENE – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai badan usaha yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi, yang diperlukan untuk mengelola aset desa serta nantinya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Upaya peningkatan PADes juga dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Betteng Kecamatan Pamboang, secara signifikan dalam dua tahun terakhir. Kenaikan tertinggi terjadi pada 2020 ketika dana desa pertama kali digulirkan dengan pengelolaan obyek wisata Pattumea.

Keberadaan BUMDes Betteng memainkan peran penting terhadap PADes. Hal ini tentunya berhubungan dengan besarnya omset dari kegiatan bisnis yang dijalankan.

“BUMDes memiliki omset terbesar pada 2020 mencapai lebih Rp17 juta dari hasil pendapatan obyek wisata Pattumea dan dana bergulir atau simpan pinjam,” terang Sultan Kades Betteng, saat menggelar Musyawarah Penetapan APBDes 2021 dan pertanggungjawaban BUMDes, di Aula Kantor Desa Betteng, Selasa (09/03/22).

Baca Juga  Polres Majene Gelar Pelatihan Fungsi Kehumasan

Ia berjanji, akan terus meningkatkan PADes melalui BUMDes pada 2021 dengan mengoptimalkan kolam renang obyek wisata Pattumea. “Selain memfungsikan kolam renang, kita juga akan meningkatkan jalan sekira 50 meter menuju pintu gerbang wisata Pattumea,” ujarnya, dilansir SBChannel.id.

Keberhasilan peningkatan PADes lanjutnya, karena Pemdes bersama masyarakat Desa Betteng turut ambil andil dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar objek wisata serta keamanan lokasi wisata sehingga wisatawan merasa nyaman saat berada di wisata Pattumea.

Baca Juga  KPU Majene Mulai Sortir Suara Suara

“Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, seperti kolam renang, gazebo, aula dan cafe. Adapula spot untuk berswafoto terletak di atas bukit, sementara gazebo dan kolam renang berada di kaki bukit,” jelasnya.

Tak hanya itu, wisata Pattumea juga terdapat monumen sejarah yaitu Benteng Ammana I Wewang dengan bangunan batu semen yang berbentuk lingkaran menjulang setinggi 4,2 meter.

Sultan menjelaskan, destinasi wisata Pattumea mulai digarap sejak awal 2019. Pembangunan fasilitas wisata menggunakan anggaran dana desa.

Baca Juga  Waspadai Transmisi lokal Covid-19 di Daerah

“Awalnya pemerintah desa bersama masyarakat melihat ini Buttu Pattumea memiliki pemandangan yang sangat indah. Jadi kami berkeinginan agar potensi kawasan ini dapat menjadi daya tarik wisatawan,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk membuat lebih menarik para wisatawan datang kedesannya maka objek wisata Pattumea akan terus dikembangkan fasilitasnya. “Selain mendapat dukungan dari pimpinanan daerah dalam hal ini Bupati Majene, kita sangat bersyukur karena masyarakat juga ikut mendukung,” pungkasnya.

Hadir dalam musyawarah tersebut, pihak Dinas PMD Majene, Seksi Pemberdayaan Pemerintah Kecamatan Pamboang, P3MD, Pendamping desa dan Babinsa serta pihak BUMDes Betteng. (***)

Komentar

News Feed