oleh

Warga di 15 Dusun di Majene Minta Direlokasi

Mejene – -Usai gempa 6,2 magnitudo yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene berencana untuk merelokasi warga di lima belas dusun yang terdampak.
Hal itu disampaikan Bupati Majene, Lukman, terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Majene.
“Dari data yang diperoleh, total ada 15 dusun di enam desa yang meminta untuk direlokasi di dua kecamatan terdampak, yaitu Malunda dan Ulumanda,” ungkap Lukman, Rabu (17/2).
Adapun di Kecamatan Ulumanda terdiri dari sepuluh dusun yang tersebar di tiga desa. Di antaranya Desa Kabiraan masing-masing Dusun Kabiraan yang dihuni 74 KK, Dusun Babbasondong dihuni 48 KK, Dusun Tammerimbi sebanyak 45 KK, Dusun Tammerimbi Barat sebanyak 44 KK, dan Dusun Tammerimbi Utara sebanyak 37 KK.
Di Desa Tandeallo yakni Dusun Lombe dihuni 38 KK, Dusun Paku dihuni 33 KK, Dusun Bette Betteng dihuni 32 KK, dan Dusun Pangngadaang yang dihuni sebanyak 37 KK. Sementara di Desa Popenga yaitu Dusun Pullao yang dihuni 33 KK.
Di Kecamatan Malunda juga ada tiga desa dan lima dusun. Dengan rincian Desa Bambangan masing-masing Dusun Bambangan dihuni 60 KK, Dusun Batususun dihuni 85 KK, lalu Desa Mekkatta yang terdiri dari Dusun Aholeang sebanyak 57 KK, Dusun Rui sebanyak 35 KK, serta Desa Salutahonang yaitu di Dusun Salurindu sebanyak 30 KK.
Mantan Gubernur Sulbar Janjikan Hunian Sementara
Sementara itu, mantan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengatakan pihaknya akan membantu warga dengan membangun hunian sementara yang bisa digunakan hingga dua tahun.
Anwar mengungkapkan saat ini pihaknya sudah melobi rekan-rekannya di Jakarta untuk terlibat dalam pembangunan hunian sementara bagi warga.
“Ukurannya itu 4×6, kalau bukan bulan ini, bulan depan. Kami akan bicarakan dengan Bupati lokasinya di mana,” kata Anwar saat menyalurkan bantuan bagi pengungsi korban gempa di Majene.
Dalam kunjungannya tersebut, Anwar Adnan Saleh juga menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Majene, berupa pakaian gamis 150 lembar, baju kaos 150 lembar, sarung 150 lembar, daster 150 lembar, dan pakaian anak-anak 100 pasang. (*/cr6)
sumber: kumparan.com

Komentar

News Feed