POLMAN- Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah, meminta pemerintah memastikan kesiapan sarana dan prasarana penyimpanan vaksin Covid-19 sebelum proses vaksinasi dilakukan.
Dia menyampaikan itu usai menghadiri kegiatan pencanangan penanaman kedelai bersama Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (09/01/2021).
“DPRD akan memanggil instansi tekhnis termasuk pemda, untuk memastikan seluruh kesiapan sarana dan prasarana penyimpanan vaksin, dan itu akan dilakukan pada selasa mendatang,“ kata Usman Suhuriah kepada wartawan.
Usman berharap, proses vaksinasi ini berjalan sesuai instruksi, karena telah menjadi program nasional, yang akan dilakukan pada semua daerah.
“Kita tetap konsisten dan berharap pelaksanaan di lapangan berjalan dengan sukses,“ ujarnya singkat.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr Alif Satria, memastikan kesiapan sarana dan prasarana pada seluruh Kabupaten di Sulbar untuk melaksanakan proses vaksinasi.
“Semua mengatakan siap, tapi kalau kita melihat imunisasi rutin, semua peralatannya itu saja. Imunisasi rutin sudah puluhan tahun berjalan,“ ungkapnya saat dikonfirmasi.
Dia mengaku akan terus melakukan monitoring, agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan lancar tanpa kendala.
“Insya Allah, inikan sudah kita persiapkan. Walaupun begitu, semua daerah kabupaten harus mempersiapkan diri. Kita sebagai supporting provinsi tetap akan monitoring kesiapan mereka (kabupaten, red), dan Alhamdulillah selama ini tetap masih bisa kita atasi,” paparnya.
Alif menyebut, saat ini ada sebanyak kurang lebih 400 petugas kesehatan yang dilatih untuk melakukan vaksinasi di Sulbar.
Ia menegaskan, kesiapan untuk melaksanakan vaksinasi di daerah ini.
“Sekarang sudah dilatih sekitar 400an orang. Solusi satu-satunya covid hanya vaksin, jadi semua harus siap,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah provinsi Sulawesi Barat telah menerima jatah vaksin sinovac sebanyak 10.960 dosis. Sebelum didistribusikan, vaksin terlebih dahulu disimpan di fasilitas cool room gudang farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar.(thaya/sur/red)











Komentar