Kepala BNN Sulbar, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, memberikan keterangan pers di Kantor BNN Sulbar, Rabu (23/12/2020). –Sulaeman Rahman–
MAMUJU- Penyalahgunaan Narkoba selama satu tahun ini di Sulawesi Barat cenderung menurun. Inilah wujud kerja keras BNN dan pemerintah serta masyarakarat berpartisipasi mencegah peredaran dan penyalahgunaannua.
Demikian ditegaskan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, dalam Release Akhir Tahun BNN, Rabu (23/12/2020).
Menurut Sumirat, permasalahan narkotika dunia, sangat mengkhawatirkan. Ada 269 juta orang pecandu di dunia saat ini. Sehingga BNN melihat hal ini sangat memerlukan perhatian dan pencegahan narkoba, termasuk di Sulbar.
“Laporan 106 negara, sudah memunculkan sekitar 150 jenis baru. Di Indonesia sudah masuk 78 Narkoba jenis baru ini,” tandas Sumirat.
Lebih jauh, ia mengatakan berdasarkan data LIPI dan BNN, di Sulbar ada 2.248 pecandu. Sepanjang 2015 hingga 2019, BNNP Sulbar sudah merehabilitasi 1.839 pecandu, dan 155 pecandu di tahun 2020.
“Sudah terdapat 1.994 pecandu yang direhabilitasi, bair rawat jalan maupun rawat inap. Ada 24 pecandu kita kirim ke Baddoka Makassar dan Samarinda,” katanya.
Jika dikelompokkan berdasarkan usia, jumlah pecandu usia 15-24 tahun mencapai 53% dan berumur 24-60 tahun.(sur/red)











Komentar