oleh

Rumah Warga Rusak Parah Diterjang Angin Kencang

POLMAN- Satu unit rumah warga di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, rusak parah akibat terjangan angin kencang, Rabu sore (04/11).

Peristiwa ini mengakibatkan hampir semua atap rumah korban, terbang sejauh puluhan meter akibat terbawa angin yang bertiup kencang.

“Hujan disertai angin kencang dan petir, mengakibatkan rumah korban sempat terangkat, hingga membuat atap rumah terlepas dan terbang sejauh puluhan meter,” kata Sekretaris Desa Segerang, Masnama kepada Paceko.com (grup Siberindo.co).

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 Puskesmas Campalagian Ditutup

Saat kejadian, pemilik rumah langsung melarikan diri. Apalagi rumah diketahui sempat bergetar hebat akibat tiupan angin kencang.

“Mereka (pemilik rumah) langsung kabur saat angin membuat rumah bergoyang dan atap terlepas,” ujar Masnama.

Lanjut Masnama, saat ini pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. ” Pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah tetangga. Rumahnya tidak dapat ditempati lagi, dikarenakan seluruh ruangannya basah akibat hujan lantaran telah kehilangan atap,” ungkapnya.

Baca Juga  Semen Tonasa Berikan 312 Seng Asbes

Masnama menyebut, pemilik rumah yang rusak parah diterjang angin kencang, merupakan kakak beradik, masing-masing bernama Malla (51), Gode (48) dan Ombeng (31).

Ketiganya diketahui cacat sejak lahir. Malla dan Gode menderita kebutaan pada kedua matanya, sementara Ombeng, penderita tuna rungu.

“Sehari-hari mereka bekerja sebagai buruh lepas, salah satunya sebagai pengupas buah kelapa,” terang Masnama lagi.

Untuk itu, dia berharap perhatian dari pemerintah agar segera memberikan bantuan, untuk meringankan beban yang dialami warganya.

Baca Juga  Dua Hari Pencarian, Petani di Polman yang Hilang Diterjang Arus Ditemukan Meninggal

“Kami sudah laporkan peristiwa ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, sementara kami lengkapi dokumentasi, dengan harapan bisa mendapat perhatian. Kami juga berharap bisa mendapat bantuan dari para dermawan untuk membantu memperbaiki rumah warga ini,” pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai belasan juta rupiah. (Thaya/sur/Paceko.com)

Komentar

News Feed