oleh

Diduga Dokumen Pelaksanaan Kegiatan Disdikbud Sulbar Direkayasa

MAMUJU- Dokumen pelaksanaan beberapa kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Barat ditemukan ada yang direkayasa. Pelaksanaannya disatukan tetapi pertanggungjawaban dibuat terpisah.

Dugaan ini dilontarkan Direktur Eksekutif Celebes Employer Federation (CEF), Lukman, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya beberapa waktu belakangan.

“Jadi diduga ada rekayasa dan manipulasi pada dokumen pelaksanaan kegiatan,” kata Lukman, Senin (29/11/2021).

Baca Juga  20 Rumah Warga Polman Terdampak Banjir Disertai Lumpur, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Dia menyebutkan kegiatan dimaksud adalah Rembuk Pendidikan dan Rembuk Kebudayaan yang pelaksanaannya disatukan. Kegiatan ini dilaksanakan di LPMP Kabupaten Majene tahun lalu. Disebutkan juga kegiatan Pekan Kebudayaan justru ditumpangkan pada peresmian Taman Budaya.

“Perilaku seperti ini tentu sarat dengan rekayasa dan sudah patut diduga menjadi salah satu tindak pidana korupsi,” ucap Lukman

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disdikbud Sulawesi Barat, Prof Dr Gufron Darma Dirawan, membantah dugaan dari CEF tersebut. Menurutnya, kegiatan dimaksud dilaksanakan secara terpisah.

Baca Juga  Hari Pertama PTM Sejumlah Murid Terjaring Abai Prokes

“Sepanjang ingatan saya semua dilaksanakan terpisah,” tulis Gufron via whatsApp, Senin sore.

Dijelaskan, Rembuk Pendidikan memang dilaksanakan bersamaan dengan berbeda harinya dan berbeda entitasnya. Yang hadir pun berbeda baik peserta maupun proses pelaksanaannya.

Menurut Gufron, kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari, mulai dari pembukaan kemudian pemaparan dilanjutkan rembuk pendidikan esok harinya. Esoknya lagi rembuk kebudayaan.

Baca Juga  Pos Indonesia Resmikan Produk Simpan Pinjam

“Mohon maaf pak tidak ada pekan kebudayaan yang ada peresmian Taman Budaya,” katanya. Pekan kebudayaan, lanjut Gufron, akan dilaksanakan tahun 2022 dengan tema Kongres Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat.

“Insya Allah dilaksanakan Mei 2022, setelah lebaran,” lanjutnya. (sur/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed