oleh

UMKM Dilatih Digital Marketing, Kembangkan Potensi Ekraf

MAJENE — Dalam upaya mengembangkan potensi ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Majene. Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) digital marketing. Kegiatan ini diadakan anggota DPR RI dari Komisi X Dapil Sulbar, Ratih Megasari Singkarru bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Majene di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulbar, Jumat 27 Mei.

Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman kepada UMKM khususnya pelaku Ekraf dalam memanfaatkan teknologi memasarkan hasil usahanya.

Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Khususnya bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Majene.

Ratih menilai, Majene sangat berpotensi untuk pengembangan kemampuan para pelaku UMKM, terutama dalam marketingnya, sehingga perlu pemanfaatan dan memaksimalkan media digital.

“Intinya sih kita pengen ngasih pendalaman ilmu, khususnya kepada para pelaku UMKM yang ada di sini (Majene). Apalagi Majene ini potensinya luar biasa sehingga sangat perlu memang adanya bimtek,” jelas Ratih.

Baca Juga  Tetap Tekankan Prokes Covid-19, Cinepolis Matos Beroperasi Kembali

Ia berharap, peserta pelatihan dapat memetik ilmu yang telah diberikan sehingga di kemudian hari nantinya dapat dikembangkan dan diterapkan.

Legislator NasDem ini menyampaikan sebenarnya secara keseluruhan semua daerah di Sulbar butuh pengembangan hal-hal seperti ini, tetapi Ia melihat Majene cukup berpotensi untuk itu.

“Secara keseluruhan Sulbar pun butuh, tapi saya melihat kerajinan tangan Majene, sumber daya alam, itu juga sangat luar biasa,” ungkap Ratih.

Ia juga berharap, kegiatan seperti itu dapat secara rutin dilakukan agar nantinya terbentuk para pelaku UMKM yang kreatif dan bermutu serta bisa mengangkat perekonomian.

Mewakili Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI, Sumarni Marialis menyampaikan, dalam bimtek ini diharapkan kepada peserta untuk termotivasi lagi. Tidak hanya bisa bekerja, kreatif, produktif, tetapi bisa menjadi sumber penghasilan serta menginspirasi banyak orang di sekitarnya.

Baca Juga  Ingin Bekerja di Luar Negeri Harus Ikut Prosedural

“Saya minta semua pihak mendukung dalam pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” sebut Sumarni.

Ia pun optimistis, dengan demikian, Indonesia dapat cepat bangkit. “Indonesia tangguh, Indonesia unggul,” tutur Sumarni.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Majene Rustam Rauf membeberkan, pemerintah daerah senantiasa berkomitmen mendukung seluruh kebijakan pemerintah pusat dan mengamanahkan kepada pihaknya sebagai perangkat daerah teknis untuk mengoptimalkan pengembangan sektor pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian daerah sesuai arahan Kemenparekraf RI.

“Majene adalah salah satu kabupaten di wilayah Sulbar yang memiliki panjang pantai 120 kilometer dan menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan sektor pariwisata daerah yang didukung dengan pasir putih, kawasan hutan bakau, dan tebing-tebing,” tukas Rustam.

Ia menjelaskan, pengembangan sektor ekonomi kreatif menjadi pilar ketiga pembangunan sektor pariwisata. Yakni pelaku usaha, sumber daya manusia pariwisata, dan masyarakat di mana untuk Majene maka pelaku elektronik UMKM menjadi pelaku utama yang akan dibina menjadi pelaku ekonomi kreatif daerah atau UMKM naik kelas.

Baca Juga  Koperindag Majene Atasi Kelangkaan Tabung 3Kg

“Saya berharap para peserta mengikuti dengan baik seluruh rangkaian materi yang diberikan sehingga dapat mendapatkan ilmu dan bisa menerapkan atau mengaplikasikan nantinya,” imbuh Rustam.

Pemateri dalam bimtek ini Fery Budiansyah yang menerangkan terkait bagaimana agar para pelaku UMKM nantinya dapat memaksimalkan penggunaan digital marketing atau pemasaran secara digital.

“Para pelaku ekonomi (sebaiknya) bisa memaksimalkan seluruh wadah yang tersedia saat ini, utamanya pemanfaatan media sosial,” papar Fery.

Ia pun membangun kreatifitas para peserta dengan cara membuat suatu konten dalam memasarkan produk masing-masing. Seperti pemaksimalan aplikasi YouTube serta aplikasi lainnya seperti Facebook, WhatsApp, email, dan lain sebagainya dengan mengikuti perkembangan zaman. (rs)

News Feed