MAJENE – Bulan Ramadhan sudah selayaknya diisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, seperti beribadah, namun terkadang di salah manfaatkan sebagian orang.
Salah satu contoh, yang bisa di jumpai adalah aksi balapan liar yang kerap kali dilakukan sebagian para remaja yang seakan tidak ada efek jeranya meski petugas kepolisian berulang kali di gagalkan dan dibubarkan.
Padahal sejumlah remaja ini, tahu akan akibatnya sangat fatal dengan keselamatan jiwa, baik pengendara maupun orang lain.
Untuk menyikapi aksi tak terpuji ini, Satuan Intelkam Polres Majene melakukan pendekatan dan penggalangan kepada Tokoh Masyarakat (Tomas) untuk turut mengambil peran menyadarkan para remaja yang kerap melakukan aksi balapan yang sangat berbahaya.
“Biar berapa kalipun petugas membubarkan, mengandangkan setiap kendaraan sebagai efek jera jika keselamatan berkendara belum dipahami dengan baik maka aksi balapan liar tidak akan ada habisnya,” terang Iptu Mustafa Kasat Intelkam Polres Majene, Kamis (29/04/21).
Untuk itu, melalui pendekatan dengan tomas diharapkan para pelaku aksi balap liar bisa tersentuh dan terbuka pikirannya sehingga bulan ramadhan betul-betul dimanfaatkan dengan berbagai kesibukan ibadah.
“Penggalangan ini mendapat respon positif dari para tomas, dan setuju mengambil peran menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dengan mencegah adanya aksi balapan liar,” ungkapnya.











Komentar