POLMAN- Untuk kesekian kalinya, ruang Unit Gawat Darurat (UGD), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa ditutup untuk sterilisasi.
Penutupan dilakukan selama tiga hari, dimulai Sabtu, 26 Desember kemarin. Sebelumnya pihak Puskesmas menerima sejumlah pasien yang belakangan diketahui reaktif.
“Kemarin itu ada pasien masuk empat orang. Setelah dirapid test ternyata semuanya reaktif, jadi saat ini ruangan disterilkan agar tidak menularkan kepada yang lain, baik sesama pasien maupun kepada petugas,“ kata Kepala UPTD Puskesmas Wonomulyo, Suaib R, kepada Paceko.com grup Siberindo.co, Senin (28/12/2020).
Menurut Suaib, pasien yang diketahui reaktif telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
“Semua pasien dirujuk ke RSUD, karena semua bergejala sesak dan kehilangan penciuman,” ungkapnya.
Selama ditutup, pelayanan UGD Puskesmas Wonomulyo, dialihkan ke Puskesmas terdekat, salah satunya di Puskesmas Mapilli.
“Sesuai arahan pihak Dinas Kesehatan, pelayanan dialihkan ke Puskesmas terdekat,“ ujar Suaib.
Suaib memastikan, aktifitas pelayanan di UGD Puskesmas Wonomulyo akan kembali efektif pada Selasa. “Insya Allah besok UGD sudah buka kembali,“ pungkasnya. (thaya/sur/red)











Komentar