oleh

Dua Hari Pencarian, Petani di Polman yang Hilang Diterjang Arus Ditemukan Meninggal

POLMAN– Upaya pencarian petani bernama Zainuddin (50), yang dinyatakan hilang akibat terjangan luapan arus sungai di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tersangkut di ranting pohon di bantaran Sungai Kunyi.

Jenazah korban ditemukan Tim Sar Gabungan yang menyisir aliran sungai hingga di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Selasa siang (29/11) sekira pukul 14:45 wita. Jaraknya sekira lima kilometer dari lokasi kejadian.

“Saat ditemukan kondisi jenazah sudah membengkak, ada lecet di bagian tubuhnya,” kata Kepala Unit Siaga Sar Polewali, Asmar Gunawan, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (29/11/2021).

Kondisi arus yang cukup deras serta banyaknya bebatuan dan ranting pepohonan sungai, diakui Asmar menjadi kendala selama proses pencarian dilakukan.

“Kondisi yang dihadapi tim sar gabungan pertama arus deras, terus banyaknya ranting di sungai yang menyulitkan saat dilakukan penyisiran menggunakan perahu, dan munculnya bebatuan runcing yang membuat riskan saat menyisir,”pungkasnya.

Baca Juga  Soal Kematian Demas Laira, PWI dan AMSI Bertemu Kapolda Sulbar

Zainuddin merupakan warga Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, dilaporkan hilang sejak Sabtu malam (27/11) lalu. Zainuddin diketahui diterjang luapan arus ketika menyeberangi Sungai Kunyi sepulang dari sawah miliknya.

“Kebetulan dia ada kegiatan di sawah. Saat berangkat sekira jam tiga air sungai belum naik. Setelah kembali air sungai sudah naik (meluap),” terang salah satu anak korban, Ahmad Zet.

Baca Juga  Di Tenda Darurat Kapolda Sulbar Ikuti Pelantikan Kapolri

Jenazah korban kini disemayamkan di rumah duka. Rencananya, proses pemakaman akan dilangsungkan Rabu (30/11) besok.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR yang melibatkan sejumlah unsur ini dinyatakan ditutup. (thaya/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed