oleh

Seekor Buaya Terlihat di Pantai Silopo-Polman, BKSDA Imbau Warga Waspada

POLMAN– Untuk kesekian kalinya kemunculan buaya kembali gegerkan warga di Kabupaten Polewali Mandar. Bahkan kali ini, buaya terekam kamera naik di pinggir pantai yang jaraknya cukup dekat dengan pemukiman warga.

Dalam potongan video pendek yang beredar luas di media sosial, terlihat juga sejumlah anak usia sekolah yang nekat mengabaikan bahaya dengan mendekati buaya yang berada di antara bebatuan pantai itu. Buaya juga terlihat sedang membuka mulutnya.

Pemandangan mengerikan tersebut, diketahui terjadi di Pesisir Pantai Silopo, Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Selasa kemarin (26/10), sekira pukul 12.00 wita.

Baca Juga  Penerimaan Peserta Prakerja Gelombang 16 Dengan Kuota 300.000 Orang

Salah satu warga Nurasia mengungkapkan, kemunculan buaya yang diperkirakan berukuran tiga meter itu, telah terjadi sejak sepekan terahir.

“Sudah beberapa hari ini terlihat, tapi barusan naik di pantai,“ kata Nurasia kepada wartawan, Rabu sore (27/10/2021).

Menurut Nurasia, kemunculan buaya di pesisir pantai, sempat menimbulkan kepanikan. Apalagi saat itu banyak anak-anak yang sedang berenang di pantai.

“Saat itu anak-anak sedang berada di dalam air. Mereka sempat berlarian saat melihat ada buaya,“ ungkapnya.

Kendati mengaku sudah terbiasa dengan kemunculan buaya yang rutin terjadi di daerah ini setiap tahun, Nurasiah dan warga lainnya tetap merasa khawatir. Apalagi kemunculan buaya kerap terjadi saat anak-anak sedang berada di sekitar pantai tanpa pengawasan orang tua.

Baca Juga  KM Entebe Ekspres Terdampar dan Karam Akibat Hantaman Ombak

“Sebenarnya khawatir, kita takut, soalnya anak-anak suka main di laut,“ tutur Nurasia, berharap pemerintah melakukan langkah penanganan.

Sementara itu, Kepala Seksi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Wilayah I Mamuju, Muh Hasan mengungkapkan beberapa kemungkinan terkait penyebab munculnya buaya yang meresahkan warga itu.

“Mungkin buaya itu ingin melepaskan diri dari kawanannya, kemudian mencari tempat baru untuk dikuasai. Mungkin juga karena persoalan cuaca,“ ujar Hasan melalui sambungan telepon.

Demi mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, Hasan meminta warga untuk tetap waspada dan tidak mengusik keberadaan buaya tersebut. Ia juga mengaku kesulitan melakukan evakuasi karena keterbatasan alat.

Baca Juga  Prabowo Salurkan Puluhan Hewan Qurban ke Ponpes-ponpes dan Ormas Keagamaan di Jawa Timur

“Kami meminta warga untuk tetap waspada, menjauhi dan tidak mengusik kemunculan buaya tersebut. Kami mau evakuasi, tapi kami tidak punya alat,“ tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, beberapa ekor buaya juga terlihat sedang berenang di pesisir pantai wisata bahari, Kecamatan Polewali. Sejumlah warga memperkirakan, buaya yang terlihat berenang di pesisir pantai wisata bahari, berbeda dengan buaya yang terlihat naik di pantai Silopo. (thaya/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed