oleh

Menikmati Indahnya Kawasan Wisata Instagramable Kompleks Kantor Gubernur Sulbar

MAMUJU– Kompleks kantor Gubernur Sulawesi Barat memiliki kawasan wisata yang instagramable bernama Malaqbi Green Park.

Kawasan wisata mirip taman kota seluas lebih kurang 1,5 hektar ini, terletak di Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju.

Kawasan wisata alternatif ini ditunjang sejumlah fasilitas pendukung dan wahana bermain, dengan konsep bangunan kekinian.

Keberadaan pepohonan tinggi dengan daunnya yang rindang, membuat udara sekitar terasa sejuk, mampu membuat para pengunjung betah berlama-lama, menghabiskan waktu di tempat ini.

Kepala Bagian Perlengkapan Biro Umum Pemprov Sulbar, Iswahyudi Muis mengungkapkan tujuan pembangunan kawasan wisata Malaqbi Green Park, agar dimanfaatkan warga setempat untuk bersantai bersama keluarga, sembari menghilangkan trauma akibat peristiwa gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo, yang mengguncang daerah ini, pada 15 januari lalu.

Baca Juga  Baca Ini, Ombudsman: Kepala Desa Tanggung Jawab Bupati

“Tujuan dibuatnya Malaqbi Green Park ini, sebagai tempat untuk bersantai bersama keluarga, dan mengatasi dampak psikologis akibat terjadinya gempa. Juga sebagai wadah ataupun ruang terbuka selama pandemi COVID-19,” kata Iswahyudi kepada wartawan, Jumat sore lalu (24/09/2021).

“Untuk fasilitas yang kami buat di sini, ada gazebo, ada wahana tempat wisata masyarakat, ada flying fox, ada sepeda gantung, terus ada juga kandang unggas dan binatang lainnya, tempat makan, dan kolam pemancingan,” sambungnya.

Menurut Iswahyudi, untuk sementara jadwal operasional kawasan wisata ini mengikuti hari kerja. Ia juga menyebut, pemerintah belum mengenakan tarif bagi warga yang ingin berkunjung, dan menikmati keindahan panorama hutan kota yang instagramble di tempat ini, alias masih gratis.

Baca Juga  KONI Sulbar RDP dengan Komisi IV DPRD Sulbar

“Kalau sementara, kita buka setiap hari kerja, sambil menunggu SOP (standar operasional) bersama, dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah Pemprov Sulbar. Saat ini masih gratis, sambil menunggu regulasi,“ terang Iswahyudi.

Salah satu pengunjung bernama Amry mengaku takjub dan mengapresiasi langkah pemprov Sulbar, karena mampu memaksimalkan lahan sekitarnya menjadi tempat terbuka untuk warga.

“Taman ini cukup bangus, karena taman ini tidak jauh dari kota, lengkap fasilitasnya, termasuk instagramable, bisa menjadi tempat foto-foto,“ puji Amry.

Diakui Amry, kawasan wisata ini sangat cocok menjadi tempat bersantai bersama keluarga. Selain mudah dijangkau, juga bisa menjadi tempat merelaksasi diri di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Kalau berkunjung ke tempat ini, stress bisa hilang, apalagi selama pandemi kita sulit kemana-mana,“ pungkasnya.

Baca Juga  Monitoring di Rutan Pasangkayu, Ombudsman Sulbar: Fasilitas Layanan Bukan hanya Sebatas Diperadakan

Berdasarkan pantauan wartawan, kawasan wisata ini mulai ramai pengunjung jelang sore hari. Selain menjadi tempat berswafoto dengan sejumlah spot menarik, tidak sedikit warga memanfaatkan tempat ini untuk berolahraga, lantaran memiliki jalur jooging track yang menarik perhatian karena permukaannya diberi aneka warna.

Keberadaan sejumlah fasilitas permainan dan rumah pohon, menjadi tempat favorit khususnya bagi anak-anak.

Pemerintah setempat sebagai pengelola tempat wisata juga tampak terus berupaya melakukan pembenahan, dengan menyiapkan sejumlah fasilitas yang aman dan nyaman, agar semakin menarik perhatian, dan tentunya selalu mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya, di sekitar tempat ini telah dibuat taman wisata instaramable serupa, bernama Taman Marasa, juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang tidak kalah menarik. (thaya/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed