POLMAN- Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, akan menertibkan belasan lapak pedagang kaki lima (K5), yang berjejer di sisi jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Keberadaan belasan lapak pedagang tersebut banyak dikeluhkan warga khususnya pengguna jalan, karena dianggap memicu kemacetan arus lalu lintas.
“Ini sangat mengganggu, banyak pengguna jalan yang merasa terganggu, karena kondisi jalan kita yang seharusnya sudah dilebarkan, malah makin sempit karena adanya pedagang kaki lima itu,” kata Sekretaris Camat Wonomulyo, Samiaji, saat dikonfirmasi Paceko.com (grup Siberindo.co), Senin (26/10/2020).
Samiaji menyebut, sebelumnya pihak kecamatan telah menyampaikan kepada para pedagang K5, untuk tidak lagi menggelar lapak dagangan di sepanjang jalur, khususnya setelah simpang empat lampu merah Jalan Gatot Subroto hingga depan Polsek Wonomulyo.
Pedagang diimbau menggelar lapak di sekitar Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling.
“Namun, ternyata mereka kembali lagi, makanya tim tadi kesana, menyampaikan agar mulai besok (Selasa) mereka tidak lagi berjualan di pinggir jalan jalur tersebut,” ungkapnya.
Diakui Samiaji, pemerintah akan mengambil sikap tegas, jika masih ada pedagang yang membandel.
“Kita akan berikan sanksi tegas untuk mereka, karena ini upayakan agar tidak mengganggu. Kalau masih ada di sana (pedagang K5) akan kita angkut barangnya,” pungkasnya. (Thaya/Paceko.com)











Komentar