oleh

Mobil Gubernur Sulbar Terjebak Lumpur Saat Mengunjungi Korban Gempa di Ulumanda

Gubernur Sulbar HM Alibaal Masdar saat bercengkrama dengan korban gempa di Ulumanda

SULBAR. Senin , 25 Januari 2021, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyambangi para pengungsi di posko induk dan pengungsi di Kecamatan Campalagian, SMA Tinambung di Layonga, Lapangan Tinambung, dan lokasi pengungsi di Stadion Majene. Sedianya akan tembus ke Ulumanda , namun terhalang longsor.

Dari 19 titik longsor menuju Ulumanda, rombongan Gubernur hanya bisa tembus titik longsor ketiga. Sedangkan bantuan Gubernur untuk warga Ulumanda diserahkan di posko induk, diterima Camat Ulumanda.

Baca Juga  Monitoring di Rutan Pasangkayu, Ombudsman Sulbar: Fasilitas Layanan Bukan hanya Sebatas Diperadakan

Di titik longsor ketiga dari jalan Poros Salutambung menuju Ulumanda, mobil dinas Gubernur terjebak lumpur. Terpaksa putar balik ke jalan poros menumpang mobil operasional relawan kemanusiaan ACT (aksi cepat tanggap). Di lokasi longsor, Gubernur menyempatkan diri berdialog dan memberi semangat kepada para prajurit Zipur TNI yang sedang bekerja membersihkan longsor degan paralatan berat. Menyapa juga warga yang antre bersepeda motor menuju dan dari Ulumanda.

Saat bertemu para pengungsi, Gubernur berharap kepada pengungsi selalu bersabar, tetap semangat untuk kembali bangkit menjalani aktifitas.
“Jangan berkecil hati untuk kembali bangkit,” katanya memberi semangat para pengungsi.

Baca Juga  Bazar Murah Jelang Hari Natal dan tahun Baru

Ia pun berharap para penyintas bisa ke rumah bagi yang rumahnya tidak parah, terutama untuk memudahkan pendataan. Pemerintah juga akan memberi bantuan sebesar Rp 50 juta, Rp25 juta dan Rp 10 juta sesuai tingkat kerusakan.

“Mari selalu berdoa bencana segera berlalu, namun harus tetap waspada dan mengikuti informasi dari BMKG,” imbaunya.

Baca Juga  Ini LHAP Ombudsman Sulbar Soal Dugaan Maladministrasi Desa Pidara

Kepada warga yang ada di pengungsian, Ali Baal juga menyampaikan, yang rumahnya rusak parah akan disiapkan dana tunggu hunian sebesar Rp 500 ribu selama enam bulan .
Gubernur juga secara khusus juga menyapa anak-anak pengungsi dan memberikan aneka cemilan, membagikan masker kepada setiap warga. Ia pun menyampaikan kepada warga jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya, dan mengingatkan warga untuk selalu jaga kesehatan.(Banniq.Id/Samad)

Komentar

News Feed