POLMAN– Pemuda harus berani mengambil peluang pada peranan masing-masing, menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Hal tersebut disampaikan Dandim 1402 Polman, Letkol Czi Masni Etha Yanurianedi, MTr (Han), saat memberikan materi wawasan kebangsaan, pada kegiatan seminar yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Stisip Biges Polman, di Aula Cadika Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
“Jangan sampai menjadi penonton di negara sendiri,” tegas Letkol Czi Masni Etha, Senin (23/08/2021).
Menurut Dandim, ada beberapa tantangan yang saat ini sedang dihadapi bangsa Indonesia, seperti pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Menurutnya, hal tersebut harus mendapat perhatian, terutama generasi muda untuk kemajuan bangsa.
“Saat ini bangsa Indonesia diakui sebagai bangsa yang besar, bangsa yang kaya baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang tengah di hadapkan dengan tantangan yang begitu besar. Para mahasiswa ataupun mahasiswi selaku generasi penerus bangsa, agar lebih serius dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan Bangsa Indonesia,” terang Masni Etha.
Lulusan Akademi Militer tahun 2002 itu berharap, generasi muda selaku penerus bangsa agar terus meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat bela negara. Ia meminta, agar budaya bangsa Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai falsafah dan pedoman hidup Bangsa.
Selaku Satgas Covid-19 di Kabupaten Polewali Mandar, Dandim juga mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama mendukung program pemerintah terutama dalam menghadapi pandemic Covid-19.
“Mahasiswa harus aktif mendukung upaya pemerintah memutus rantai penularan Covid-19, salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak,“ pungkas Masni Etha. (rls/thaya)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar