Mamuju – Kematian Demas Laira (DL) dipastikan tidak terkait dengan profesinya sebagai wartawan atau jurnalis. Itu diketahui dari hasil tracing atau penelusuran yang dilakukan kepolisian.
“Korban adalah orang sopan, berita yang dimuat tidak ada orang yang dirugikan,” kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Irjen Eko Budi Sampurno, Senin (24/8).
Menurutnya, dari hasil tracing atau penelusuran yang dilakukan kepolisian terkait berita yang dimuat beberapa waktu belakangan, sama sekali tidak ada yang merugikan orang atau kelompok.
“Dipastikan tidak ada kaitannya dengan berita,” ujarnya. Meski kepolisian sudah mengarah pada pengungkapan siapa pelaku pembunuhan terhadap wartawan kabardaerah.com tersebut, namun masih terus didalami sebelum dirilis.
“Dalam ilmu yang sudah dipelajari, korban dalam posisi telentang tidak begitu susah mengungkap pelakunya, dibanding posisi telungkup,” jelas Eko Budi Sampurno.
Penjelasan ini disampaikan Kapolda Sulawesi Barat, ketika menerima kunjungan audiens Ketua PWI Sulawesi Barat, Naskah M Nabhan didampingi beberapa pengurus.
Naskah yang juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Barat, mengapresiasi upaya kepolisian mengungkap pembunuhan terhadap wartawan Demas Laira.
“Kita apresiasi ini. Apa yang dilakukan kepolisian mengungkap masalah ini termasuk cepat, hasilnya kita serahkan kepada kepolisian,” katanya.
Namun, Direktur Utama Harian Radar Sulbar, ini meminta agar dalam menjalankan tugas, wartawan hendaknya memperhatikan kewaspadaan dan keamanan.
(Sur/Fakta79.net)











Komentar