oleh

Pengelolaan Kearsipan di Majene Belum Memadai

MAJENE – Arsip merupakan pusat ingatan setiap organisasi. Apabila arsip yang dimiliki organisasi kurang baik pengelolaannya, maka akibatnya akan mempengaruhi tingkat reputasi suatu organisasi. Sehingga organisasi yang bersangkutan akan mengalami hambatan dalam pencapaian tujuan.

Informasi yang diperlukan melalui arsip, dapat menghindarkan salah komunikasi, mencegah adanya duplikasi pekerjaan dan membantu mencapai efisiensi kerja.

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan, arsip mempunyai arti yang sangat penting, yaitu untuk menyusun rencana program kegiatan berikutnya. Karena dengan arsip, dapat diketahui sejumlah informasi yang sudah dimiliki, sehinggga dapat ditentukan sasaran yang akan dicapai, dengan menggunakan potensi yang ada secara maksimal.

Baca Juga  Pantai Dato Jadi Pemasok PAD Tertinggi dari Retribusi Pengelolaan Tempat Wisata di Kabupaten Majene

Seperti yang dituturkan Wakil Bupati Majene Lukman sebelum membuka Pelatihan Tata Kelola Kearsipan Bagi OPD dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Majene Tahun Anggaran 2020, di Aula penginapan B Nusa Bila Lembang Majene, Senin 14 September.

Dihadapan 62 orang peserta, diantaranya  para sekretaris dan kepala sub bagian kepegawaian dari seluruh OPD di Majene, Lukman menceritakan, baru saja menandatangani perjanjian kerjasama dana bagi hasil blok sebuku di Jakarta.

“Seandainya Majene memiliki arsip yang jelas terkait kepemilikan Pulau Lerek-lerekang atau Blok Sebuku, mungkin Majene tidak akan kalah dari Kalimantan Selatan. Seharusnya Pulau Lerek-Lerekan milik kita. Tapi tidak mampu mengarsipkan dengan baik sehingga kita tidak mampu memperlihatkan bukti,” terangnya, seperti dilansir SBChannel.id (Grup Siberindo.co).

Baca Juga  Pemkab Majene Ikuti VLH Evaluasi KLA

Ia mengingatkan, kepada seluruh para Sekretaris OPD, jajarannya agar serius mengikuti Pelatihan Tata Kelola Kerarsipan, karena persoalan arsip sangat penting. “Sekretaris memiliki tanggung jawab dalam pengarsipan. Jangan sampai ada surat yang tidak sampai ke kepala dinas atau tercecer,” tegasnya.

Sementara, Ketua Panitia Novianty Noor menjelaskan, Pelatihan Tata Kelola Kerarsipan Bagi OPD untuk menyamakan persepsi serta memberi pemahaman dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemanfaatan arsip, mulai dari penciptaan arsip sampai pemusnahan arsip.

Baca Juga  Polres Majene Sukseskan Program Quick Wins

Kesempatan sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Majene Hasnawati menuturkan, Pelatihan Tata Kelola Kearsipan Bagi OPD sangat baik. Mengingat penyelenggaraan kerasipan pada pemerintah daerah selama ini belum memadai. Seperti penyelenggara kearsipan belum terlaksana sesuai Undang-undang serta kapasitas dan komuditas SDM kearsipan, prasarana dan kearsipan, kelembagaan serta anggaran yang yang belum sesuai standar.

“Pelatihan Tata Kelola Kearsipan Bagi OPD yang kita laksanakan sangat baik untuk memberi pemahaman dan pengetahuan di bidang kearsipan termasuk pembinaan teknik kearsipan bagi pengelola arsip disetiap OPD,” tandasnya.

(Abd. Hafid / SBChannel.id)

Komentar

News Feed