PASANGKAYU – Pasangkayu, Fakta79 – Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat menghadiri dan menyampaikan meteri Pencegahan Stunting melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS yang berlangsung di Puskesmas Pasangkayu.
Puluhan kader PKK se Kabupaten Pasangkayu turut sebagai peserta aktif dalam kegiatan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk Cegah Stunting.
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat Asran Masdy menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu giat yang menggandeng TP PKK.
“Seperti yang kita ketahui, bahwa TP PKK adalah sebuah organisasi yang besar. Jaringannya hingga ke pelosok-pelosok desa. Karena itu sudah tepat kami kolaborasi dengan TP PKK dalam mewujudkan Masyarakat Sehat sekaligus mencegah peningkatan angka stunting di Sulawesi Barat,” urai Asran. Selasa (22/3/2021).
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat dalam materinya menyampaikan bahwa kasus Stunting di Sulawesi Barat sangat memprihatinkan. Untuk mencegah dan menurunkan stunting di Sulawesi Barat dibutuhkan kerjasama berbagai pihak.
“Jika ada permaslahan komunikasi adalah solusinya. Namun, jangan hanya sebatas komitmen yang terucap tapi harus kita laksanakan,” ucap Anggota DPR RI Komisi IX ini.
Dirinya menambahkan bahwa sebagai kader PKK kita mempunyai kewajiban pendampingi dan memberi informasi posistif kepada masyarakat.
“Saya berharap, sebagai kader PKK janganlah kita abai dan tidak peduli pada lingkungan kita. Jika ada anak ada yang stunting maka silahkan lakukan pendekatan secara kekeluargaan dan lakukan pendampingan dalam mendapatkan pengobatan dan perawatan,” ungkap Andi Ruskati.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilaksanakan di 6 kabupaten se Sulawesi Barat. (fa/red)











Komentar