MAMASA– Sejumlah pelajar di Kabupaten Mamasa, sulawesi Barat, terekam kamera bertaruh nyawa saat menyeberangi sungai berarus deras.
Perjuangan para generasi muda penerus bangsa ini demi menuntut ilmu, terekam kamera warga yang kemudian viral di media sosial.
Betapa tidak, dalam rekaman video pendek berdurasi 2 menit 22 detik, yang diunggah pemilik akun facebook bernama Yusufdmpasamboan, menampilkan sejumlah pelajar wanita bergantung pada tali jembatan gantung setinggi sepuluh meter, ketika hendak menyeberangi sungai berarus deras.
Pada potongan video lainnya terlihat, beberapa pelajar pria memilih masuk ke dalam air dan menerobos arus sungai yang sewaktu-waktu dapat menghanyutkan mereka.
Terlihat pula, jembatan gantung yang diseberangi para pelajar ini, dalam kondisi rusak parah. Lantai jembatan gantung yang terbuat dari kayu, sebagian besar sudah tidak ada.
Sejak pertama kali diunggah 11 jam lalu, video ini langsung mengundang komentar beragam dari warganet.
Dalam postingannya, pengguna akun Yusufdmpasamboan, menuliskan komentar berikut :
Sampai kapan mereka harus sllu seperti ini..??????? Siapa yg harus bertanggung jawab…?????
Tidak ada niat mau menjelek-jelekan siapa pun harapan sy kiranya segerah dibenahi agar warga 1 dusun tersebut bisa melakukan aktifitas lewat jembatan gantung ini.
Gambar ini sy ambil pada saat pencarian korban yg dibawah arus sungai di mambi, tdk ada unsur kesengajaan secara khusus dlm pengambilan gambar. Posisi sy & teman2 pd saat itu lg disekitaran jembatan dlm proses pencarian korban.
Pemerintah Pusat
Pemerintah Provinsi
Pemerintah Kabupaten
Pemerintah Desa
Diantara kalian mempunyai hak u/ segerah bertindak selaku pemerintah, ingat semuanya “DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT & UNTUK RAKYAT”
Jangan tunggu ada korban barulah bertindak
Kondisi memprihatinkan akibat minimnya infrastruktur di pedalaman ini, diketahui terjadi di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa.
” Saya tinggal di Kecamatan Mambi, dan kondisi jembatan itu masih seperti itu sampai sekarang,” katanya Yusuf DM Pasamboan, sang pengunggah video saat dikonfirmasi wartawan, Selasa siang (22/06/2021).
Dia berharap kondisi ini mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk membenahi jembatan, sehingga dapat dilalui warga.
Kapolsek Mambi, Ipda Drones Ma’dika, membenarkan video viral tersebut terjadi di wilayah tugasnya.
“Iya pak, tepatnya di Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi,“ kata Drones melalui pesan singkat.
Drones mengaku pernah melihat secara langsung kondisi jembatan tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat, diketahui kondisi jembatan tersebut sudah berlangsung lama.
“Kami juga sudah pernah kes ana dan melihat kondisi jembatan, menurut masyarakat setempat sudah lama, dan sempat saya tanyakan apakah ada perkampungan di sebelah, jawabnya kalau di sebelah ada kebun masyarakat,” terangnya. (thaya/sur)











Komentar