oleh

Bagai Gayung Bersambut, Curhat Bupati Mendapat Respon Kepala Balai

Mamuju – Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi memanfaatkan waktu dalam acara peringatan hari air dunia ke XXIX di Bendungan Kalukku Desa Sondoang Kecamatan Kalukku, ia menyampaikan sejumlah harapan agar percepatan pemulihan infrastruktur di Kabupaten Mamuju menjadi perhatian khusus pihak Kementerian PUPR.

Dikutip dari mamujupos.com group siberimdo.co, Sutinah mengaku bahwa ada banyak PR yang harus dilakukan pasca bencana dalam upaya percepatan pemulihan infrastruktur di Kabupaten Mamuju.

“Saya bersama Wakil Bupati ingin berlari kencang, namun sejumlah sarana dan prasarana, utamanya kantor-kantor pemerintah hampir semuanya rusak. Ada juga jalan yang tidak lagi memiliki akses akibat tertimbun longsor di desa bela dan kopeang, olehnya mohon kiranya bapak-bapak dapat menyambungkan harapan ini kepada pemerintah pusat. Sehingga tidak hanya beberapa titik yang dilakukan perbaikan, tapi bisa lebih di optimalkan,” pinta bupati sembari menyebut pemaparannya adalah “curhat”.

Menanggapi hal tersebut, dikonfirmasi usai kegiatan Kepala balai prasarana permukiman wilayah Sulawesi barat Normansyah Wartabone mengaku, saat ini memang pihaknya masih tengah melakukan perbaikan dan pembangunan beberapa titik bangunan kantor pemerintah daerah, diantaranya bangunan kantor bupati, kantor bappepan, kantor Satpol PP, dan RSUD Mamuju.

Baca Juga  Untuk Maju di Pilkada, Pasangan Tina-Ado Ternyata Sama-sama Rela Tinggalkan Jabatan Sebelumnya

Meski tidak dapat menargetkan lama waktu perbaikan akibat sebagian mengalami rusak berat, namun ia memperkirakan bangunan tersebut akan selesai sekira satu tahun pengerjaan.

Menanggapi Bupati Mamuju yang mengharapkan tambahan sejumlah bangunan yang dimasukkan dalam daftar perbaikan oleh pemerintah pusat, Normansyah mengaku, telah melakukan assessment (penilaian.red) terhadap sejumlah fasilitas pemerintah daerah lainnya termasuk gedung pemuda dan pustu yang ada di kecamatan Tapalang,

Baca Juga  Nelayan Hilang di Perairan Sendana Majene Belum Ditemukan

“Saat ini kami sedang lakukan assessment terhadap gedung pemuda, kalau nanti hasilnya dinyatakan rusak berat maka kami akan coba dorong kepemerintah pusat untuk dilakukan langkah selanjutnya,” kata Normansyah.

(*)

Komentar

News Feed