oleh

Kampanye Pelestarian Penyu Melalui Festival Penyu Mampie 2021

-Tak Berkategori

POLMAN- Komunitas Sahabat Penyu di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akan menggelar Festival Penyu Mampie 2021.

Ketua Sahabat Penyu Muh Yusri mengungkapkan, tujuan pelaksanaan Festival Penyu, sebagai kampanye untuk melestarikan penyu yang terancam punah.

“Ini salah satu cara mengkampanyekan pentingnya menjaga dan melestarikan penyu,“ kata Yusri melalui rilis kepada Paceko.com grup Siberindo.co, Senin (21/12/2020).

Diakui Yusri, ancaman kepunahan terhadap penyu disebabkan beberapa faktor. Perburuan untuk memanfaatkan telur, daging dan cangkang penyu sebagai komunitas ekonomi salah satu penyebabnya.

Baca Juga  Muhammad Idris Apresiasi Aplikasi Sipakala’bi Sulbar

“Selain itu, pembangunan tanggul beton yang tidak ramah lingkungan menjadi kendala bagi penyu untuk melakukan pendaratan dan bertelur di pantai, sehingga mengancam kelestarian penyu,” ungkapnya.

Yusri juga menilai, perhatian pemerintah dalam mendukung upaya pelestarian penyu masih sangat minim.

“Hal ini terbukti, dengan mudahnya kita jumpai telur penyu di beberapa pasar tradisional saat musim penyu bertelur tiba,” terangnya.

Baca Juga  Melecut Semangat Petani Bawang Merah di Masa Pandemi

Melalui kegiatan Festival Penyu Mampie 2021, seluruh elemen masyarakat diharap terlibat aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan penyu yang terancam punah.

“Kegiatan ini merupakan salah satu cara mengkampanyekan pentingnya menjaga dan melestarikan penyu, semoga mendapat dukungan banyak pihak, sehingga agenda ini bisa terlaksana dengan baik,” tutup Yusri.

Rencananya kegiatan Festival Penyu 2021 ini, akan digelar selama 2 hari, 14-15 Juni 2021 mendatang di Kawasan Rumah Penyu, Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Baca Juga  Ucapan Duka Atas Wafatnya Putri Bungsu Ulama Besar Imam Lapeo

Pelaksanaan kegiatan akan ini akan melibatkan pelajar, mahasiswa, lintas komunitas dan masyarakat pesisir. Beberapa kegiatan yang akan digelar, di antaranya Kemah Konservasi, Workshop, lomba Foto Penyu dan Tukik, lomba mewarnai, expo, melepas tukik dan lomba perahu katinting. (thaya/sur/red)

Komentar