oleh

Pasca Gempa Mamuju dan Majene Kelistrikan Pulih 98,3 Persen

MAMUJU, Siberindo –  Kamis (2/01/2021) bertempat di halaman kantor PT. PLN (persero) UP3 Mamuju berlangsung upacara pelepasan tim relawan PT. (Persero) oleh Gubernur yg diwakili kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat Amri Eka Sakti. Acara juga dihadiri langsung oleh Syamsul Huda Direktur PLN Regional Sulawesi Maluku Papua dan Nusa Tenggara.

Setelah gempa yang mengguncang Mamuju pada tanggal 14 Januari 2021 sekitar pukul 14.47 Wita dengan Magnitudo 5,2 sebanyak 357 gardu atau travo padam. Namun Dalam waktu 9 jam pihak PLN UP3 Mamuju berhasil memulihkan kelistrikan.

Pada Jum’at 15 Januari 2021 jam 02.28 dini hari wita gèmpa susulan terjadi dengan magnitudo 6,2. Gempa ini mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Di Mamuju gedung-gedung tinggi dan rumah ada yang retak, miring bahkan roboh hingga rata dengan tanah. Sistem kelistrikan pun mengalami collapse. 872 gardu padam. Mamuju dan Majene saat itu gelap gulita.

Dalam laporan PT. PLN (persero) yang dibacakan Awaludin Hafid General Manager (GM) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat mengatakan seketika PLN mengarahkan pasukannya bergabung dengan UP3 Mamuju. 400 orang personil dari berbagai UP3 dan anak perusahaan icon plus bergabung. Dengan sigap dan kompetensi yang tinggi secara bertahap kelistrikan pu pulih.

Baca Juga  Ragunan Kembali Dibuka, Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Turun

“Di hari H kelistrikan pulih 50%. Hari H+2 kelistrikan bergerak naik ke angka 72% dan di hari H+5 sistem kelistrikan terus naik hinga angka 98,3%,” ungkap Awaluddin.

Hingga berita ini diturunkan tersisa 1 titik yang sulit dijangkau yaitu Ulumanda. Dan sebagai langkah antisipasi di Ulumanda pihak PLN telah mengirimkan lampu Solar Sail.

Baca Juga  Dua Hari Hilang, Nelayan Campalagian Ditemukan Selamat

Salah satu warga Mamuju Simboro Faisal mengatakan sangat besyukur karena listrik telah pulih.

“Kami sangat senang karena lampu sudah menyala. Jadi kalau malam sudah tidak gelap lagi. Meskipun kami di pengungsian tapi kalo malam kasian juga rumah kalau gelap. Kami juga sesekali pulang ke rumah kalo pagi untuk bersih-bersih rumah sekalian maccas HP. Intinya kalau ada listrik banyak yang bisa kami kerja di rumah. Terimakasih PLN,” ucap Faisal. (fa/Fakta79.Net)

Komentar

News Feed