oleh

Jokowi Berkunjung ke Sulbar, Pemerintah Bantu Benahi Rumah Warga

MAMUJU – Presiden Joko RI Widodo menyerahkan 9.000 paket sembako untuk membantu pengungsi akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju.

Joko Widodo tiba di bandara Tampa Padang Mamuju, sekira pukul 12.30 Wita. Langsung menuju ke kantor Gubernur Sulbar meninjau kondisi gedung yang roboh.

Setelah itu menuju ke posko pengungsian di Stadion Manakarra Mamuju, didampingi Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Kepala BNPB Jendral Doni Munardo, serta Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati, dan Mentri PUPR Basoeki Hadimuljono.

Di tenda pengungsian, Joko Widodo bertemu dengan para pengungsi serta bertanya kondisi selama berada di lokasi pengungsian. Ia juga memberikan bantuan paket sembako serta makanan.

Ia berpesan kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar terkait bangunan kantor pemerintahan yang roboh, pemerintah pusat akan menanggulangi setelah diaudit.

“Saya sudah sampaikan ke Gubernur untuk gedung-gedung pemerintah yang roboh. Setelah diaudit nanti segera pemerintah pusat akan bangun kembali,” kata Jokowi saat berada di lokasi pengungsian stadion Manakarra Mamuju, Selasa 19 Januari.

Selain itu, pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan stimulus kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Baca Juga  Ibu Hamil Dirawat di Tenda Darurat, Berjuang di Antara Hidup dan Mati

“Untuk rumah penduduk yang roboh pemerintah akan membantu, untuk yang rusak berat Rp50 juta, rusak sedang 25 juta ringan berarti yang retak-retak Rp10 juta,” jelas Joko Widodo.

Hal itu menurutnya, sebagai langkah pemulihan terhadap kondisi bencana yang dialami provinsi ke-33 di Indonesia ini.

“Kita harapkan untuk bantuan dari pemerintah pusat pemulihan kembali baik rumah yang roboh, pemulihan ekonomi baik proses pelayanan di pemerintahan di birokrasi akan kembali normal,” ujarnya.

Terkait korban meninggal dunia, Jokowi mengungkapkan rasa duka citanya kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Saya sampaikan duka cita yang mendalam kepada korban, 80 orang meninggal yang telah ditemukan. Semoga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran,” ucapnya.

Salah satu pengungsi Narti (39), merasa bersyukur atas bantuan dan kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini. “Saya bersyukur dengan adanya bantuan dari pak Joko Widodo,” ucapnya.

Ia menuturkan, selama empat hari di pengungsian dirinya merasa sangat terbantu. Dengan tenda yang disediakan oleh Kementrian Sosial.

Sebelumnya juru bicara Satgas Penanggulangan Bencana Provinsi Sulawesi Barat Muh. Natsir mengatakan pihaknya belum mengetahui berapa jumlah keseluruhan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Baca Juga  HIPMI Peduli Kirim Bantuan ke Sulbar

“Sampai saat ini kami masih melakukan pendataan,” ucapnya saat ditemui di Posko Induk Kantor Gubernur Sulbar.

Ia menjelaskan untuk korban meninggal dunia di Sulbar pertanggal 18 Januari 2021 sudah mencapai 84 orang. Terletak di dua kabupaten yaitu Majene dan Mamuju.

Menurutnya data tersebut kemungkinan masih bertambah, dimana seluruh tim masih melakukan pencarian dan evakuasi.

 

Target Menteri

Sebanyak empat meneteri melakukan kunjungan kerja ke Sulbar dalam rangka peninjauan dampak gempa bumi di Mamuju dan Majene. Mereka antara lain, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kedatangan para menteri berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo dalam hal penanganan tanggap darurat bencana yang dialami di sebagian wilayah Sulawesi Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan setelah meninjau bangunan ambruk Pemrov Sulbar,Setelah Mentri Sosial Tri Rismaharini dan Mentri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kini giliran Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan peninjauan kondisi Gempa Majene, Ulumanda dan Mamuju di Kantor Gunernur Sulawesi Barat.

Baca Juga  Tekan Angka Kasus Kekerasan pada Anak, Pemprov Sulbar dan Pemkab Pasangkayu Selaraskan Program

Kedatangan para Menteri berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo dalam hal penanganan tanggap darurat bencana yang dialami di sebagian wilayah Sulawesi Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan setelah meninjau bangunan ambruk Pemrov Sulbar, pihaknya akan fokus pada tiga langkah penangan.

“Untuk keseluruhan kita identifikasi, karena ini belum diidentifikasi ditel, jadi kita punya prioritas pertama mengevakuasi korban,” kata Basuki saat dikonfirmasi, di posko utama Pemprov Sulbar, Minggu 17 Januari.

Selain itu, ia menargetkan untuk pembersihan puing-puing bangunan pihaknya mengaku akan menyelesaikan dua pekan kedepan. Termasuk konektivitas arah Majene ke Mamuju.

“Insyaallah dan alhamdulillah ini sudah terbuka semua, baru kemudian mengaudit semua gedung-gedung,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan terkait audit gedung, pihaknya sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan assesmen seluruh gedung pemerintahan yang ambruk akibat gempa.

“Termasuk irigasi Sekka-sekka, irigasi Lakejo, itu akan kita perbaiki semua,” jelasnya.

Sementara Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar mengatakan untuk total kerugian yang dialami akibat gempa tersebut, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlahnya

“Total kerugian belum bisa dipastikan, karena sampai sekarang masih pendataan,” tandasnya. (idr/sol)

 

Komentar

News Feed