MAMUJU, Siberindo – Dua kesatria baja hitam mengunjungi anak-anak korban gempa Sulbar. Dalam kesatrua tersebut menghibur sejumlah anak korban gempa yang berada di tenda pengungsian.
Kesatria itu mengatakan gempa yang terjadi di Sulbar, jangan sampai menimbulkan trauma yang mendalam bagi anak.
“Jangan sampai luka dan trauma akibat musibah ini berkepanjangan,” ujar salah satu kesatria tersebut.
Menurutnya, anak dengan pengalaman trauma saat bencana yang mengguncang jiwanya akan berdampak buruk pada kepribadian dan potensi yang dimiliki di masa depan kelak.
“Kepribadian itu misalnya kurang percaya diri, cepat marah, mudah meledak-ledak secara negatif, penuh dengan masalah, tidak bisa bekerja sama, tidak percaya pada orang, dan potensi-potensinya yang baik juga akan redup,” ujarnya.
Dengan inisiatif berpakaian kesatria, dia datang untuk mengembalikkan keceriaan anak anak yang terdampak gempa Sulbar, sebagai misi kemanusiaan. (dir/Fakta79.Net)











Komentar