MAJENE – Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai istri ASN harus selalu menyemangati suaminya bekerja profesional sebagai penyelenggara pemerintahan dan pelayan masyarakat. Harus membantu mencari solusi permasalahan yang dihadapi suaminya. Bukan sebaliknya, menjadi penyebab masalah karena memaksakan kehendak melebihi kemampuan suaminya.
Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengemukakan hal itu, pada pembukaan Pertemuan Akhir Tahun Pemprov yang digelar secara kolaborasi dengan Korpri, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulbar tahun 2021.
“Para istri ASN harus berperan mencari solusi masalahan yang dihadapi suaminya. Jangan malah menjadi pemicu masalah karena kehendak yang melebihi kemampuan suaminya. Bahkan sampai melakukan korupsi karena terbebani kehendak istrinya,” jelas Ali Baal.
Ibaratnya, “Kalau kemampuan hanya bisa beli (handphone) Oppo, jangan paksakan beli Iphone. Toh, fungsinya sama, tampilannya juga sama-sama berwarna,” imbuhnya, mencontohkan, di depan para peserta pertemuan yang terdiri para pejabat Pemprov, dan para pengurus teras TP PKK serta DWP Sulbar, di LPMP Majene, Sabtu 18 Desember.
Acara pembukaan dihadiri Sekda Provinsi Muhammad Idris, Ketua TP PKK Sulbar HA Ruskati Ali Baal, Ketua DWP Ny Kartini Idris, para pejabat Pemprov, pengurus teras TP PKK dan DWP Sulbar.
Setelah acara pembukaan, dilanjutkan rapat para pejabat Pemprov mengenai evaluasi kerja tahun 2021 dan pembahasan isu-isu strategis untuk percepatan capaian program tahun terakhir masa jabatan ABM-Enny Anggraeni sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar periode 2017-2022. Pada waktu bersamaan, TP PKK dan DWP Sulbar masing-masing melakukan rapat akhir tahun secara terpisah. (emd/red)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar