oleh

Fobia Jarum Suntik, Nakes di Polman Ketakutan Saat Divaksin

POLMAN- Kelucuan mewarnai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Salah seorang nakes sempat ketakutan ketika akan disuntik, hingga mengundang gelak tawa rekan-rekannya.

Bahkan, nakes yang diketahui bernama Darman sempat memeluk salah seorang rekannya untuk menenangkan diri. Ia berkilah ketakutan karena fobia jarum suntik.

“Saya riwayat fobia jarum makanya takut, memang dari dulu fobia jarum,“ kata Darman kepada Paceko.com grup Siberindo.co, usai menjalani vaksinasi, Jumat (19/02/2021).

Baca Juga  Pulihkan Ekonomi Nelayan Akibat Covid-19, Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Mesin

Walau fobia jarum suntik, Darman mengaku kini bisa merasa tenang dan tidak akan takut lagi pada vaksinasi tahap berikutnya.

“Alhamdulillah, tenang karena sudah disuntik, nanti tidak akan terlalu ketakutan lagi karena sudah merasakan,” imbuhnya sambil tertawa.

Kepala UPTD Puskesmas Mapilli, H Saldy Kursani, menyebut pada tahap pertama sebanyak 113 nakes di tempatnya tercatat sebagai calon penerima vaksin COVID-19.

Baca Juga  Cegah Penularan PMK Pada Hewan Ternak, Pemkab Mamuju Bentuk Satgas

“Namun, dari jumlah yang direncanakan hanya 51 orang saja yang lolos untuk menjalani vaksinasi,“ ungkapnya.

Diakui, ada sedikitnya 62 nakes terpaksa ditunda untuk divaksin, karena berbagai alasan.

“Ada yang sementara menyusui, lagi program hamil, menderita penyakit asma, ada yang baru saja terpapar Covid-19, bahkan ada yang diduga terpapar dan sementara menunggu hasil swab,” beber Saldy.

Baca Juga  Muzani Beri Pembekalan ke Ribuan Saksi Gerindra di Lampung: Pastikan Prabowo Menang di Setiap TPS

Kendati demikian, Saldy memastikan seluruh nakes di puskesmas yang dipimpinnya siap menjalani vaksinasi Covid-19. Bahkan, diakui pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi, terkait pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat umum.

“Kita sudah mengundang aparat desa, KUA, para tenaga pendidik, dan lintas sektor lainnya, untuk membantu meyakinkan masyarakat terkait pelaksanaan vaksin yang aman dan halal,“ tutupnya bersemangat. (thaya/sur/red)

Komentar

News Feed