oleh

Andi Ruskati Berharap Angka Stunting di Sulawesi Barat Tidak Meningkat

PASANGKAYU, Siberindo – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP – PKK) Provinsi Sulawesi Barat Andi Ruskati Ali Baal mengunjungi kabupaten Se- Sulawesi Barat untuk mengintervensi pencegahan peningkatan Stunting di Provinsi Sulawesi Barat, dengan sasaran satu kabupaten satu desa rawan stunting.

Pada kesempatan ini ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat Andi Ruskati Alibaal berkunjung di Desa Hadaila, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, dengan Desa Tirta Buana, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, kunjungan tersebut merupakan kunjungan akhir dari pencegahan peningkatan stunting di Sulawesi Barat.

“Jadi ini kunjungan terakhir kita di tahun 2020 dalam melakukan sosialisasi pencegahan stunting di Sulawesi Barat,” tuturnya, Sabtu (12/12/2020).

Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas, kader posyandu tim penggerak PKK desa dan tokoh masyarakat.

Dalam sosialisasi ini TP PKK Provinsi Sulawesi Barat memberi edukasi terkait peran PKK terhadap pecegahan Stunting, serta Penanganan Gizi dan Kesehatan dalam 1000 hari pertama kelahiran.

Baca Juga  13 Purna Praja IPDN Orientasi Tugas di Sulbar

“Kami memberikan beberapa edukasi dalam sosialisasi, seperti peran PKK dalam mencegah stunting, penganan gizi dan kesehataan dalam 1000 hari pertama kelahiran yaitu dari masa kehamilan hingga golden age usia dua tahun dan edukasi pencegahan usia perwakinan anak,” jelas ketua TP PKK.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahkan secara simbolis pemberian makanan tambahan (PMT) oleh Andi Ruskati Ali Baal untuk balita dan ibu hamil.

“PMT yang diberikan ini mencakup suplementasi gizi untuk melengkapi kebutuhan gizi agar mencapai berat badan sesuai usia,” ucapnya.

Baca Juga  Penjahat Ini Dibekuk Pemburu Hantu

Sosialisasi ini sengaja dilaksanakan di daerah yang memiliki angka stunting tertinggi. Andi Ruskati Ali Baal berharap agar tidak terjadi lagi peningkatan angka stunting di Sulawesi Barat.

“Kegiatan tersebut sengaja di lakukan di desa yang angka stuntingnya tinggi, untuk di beri edukasi dan sosialiasi agar stunting dapat di cegah dan saya harap angka stunting di Provinsi Sulawesi Barat tidak lagi mengalami peningkatan,” tutupnya. (Fa/Fakta79.Net)

Komentar

News Feed