POLMAN- Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Mamuju, mengamankan seekor ular kobra yang ditemukan warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Proses pemindahan ular dari wadah kotak kaca ke dalam karung berlangsung menegangkan.
Kepala Seksi BKSDA Wilayah I Mamuju Muh Hasan, yang turun langsung ke lokasi, terjatuh ketika berupaya menangkap ular yang sempat terlepas. Beruntung, dengan bantuan sejumlah warga, Hasan bergerak cepat menangkap ular kobra tersebut, kemudian dimasukkan ke dalam karung.
Proses pemindahan ular yang sempat menjadi tontonan warga ini, berlangsung di tengah lapangan sepak bola, Desa Renggeang, Kecamatan Limboro.
Menanggapi kemunculan ular di pemukiman, Muh Hasan menduga, hal tersebut akibat kondisi cuaca.
“Kemungkinan kemunculan ular karena faktor cuaca, karena lagi musim hujan, memicu ular bertelur dan menampakkan diri,“ ungkap Hasan kepada wartawan Paceko.com grup Sibrindo.co, Sabtu siang (14/08/21).
Kendati demikian, Hasan menyebut, bahwa Pulau Sulawesi bukanlah habitat ular jenis kobra. Ia menduga, ular ini berasal dari daerah lain, yang terbawa oleh warga kemudian terlepas, lantaran tidak mampu lagi mengurusnya.
“Boleh jadi ular kobra ini dari luar, dibawa masyarakat, barangkali masyarakat tidak bisa lagi memelihara jadi dilepas. Kalau Sulawesi itu pada umumnya bukan habitatnya, kalau kobra itu habitatnya di Jawa, Sumatra dan Kalimantan,“ terangnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, Hasan berharap, warga tetap waspada, dan segera melapor kepada petugas, jika kembali menemukan ular yang berkeliaran di sekitar pemukiman.
“Kita berharap kepada masyarakat tetap waspada, karena ular apa saja baik kobra maupun piton, kita minta masyarakat tetap waspada, apabila ada kemunculan ular seperti ini agar segera dilaporkan kepada petugas,“ pinta Hasan.
Ular kobra ini, ditangkap warga setempat bernama Abdullah (38), ketika didapati berkeliaran di sekitar tempat tinggalnya, Selasa lalu (10/08).
Waktu itu, Abdullah hendak memberi makan ternak. Ia curiga, setelah melihat kawanan ayam yang tiba-tiba berhamburan seperti ketakutan.
“Sementara kasih makan ternak di belakang, tiba-tiba di belakang ada kemunculan ular. Awalnya tidak percaya kalau ini kobra, pas mau ditangkap, kepalanya langsung berdiri,“ ujarnya terpisah.
Diakui Abdullah, kemunculan ular kobra baru pertama kali terjadi di sekitar tempat tinggalnya. Ia berharap, pemerintah melakukan upaya, mengantisipasi kemunculan ular serupa, lantaran menimbulkan keresahan warga.
“Yang jelas ada ketakutan, berharap tidak ada yang lainnya, tetap kita waspada, siapa tau ada anak atau induknya yang masih berkeliaran. Harapannya siapa tau ada dari dinas terkait yang bisa tangani ini,” pungkas Abdullah. Ia meminta petugas terkait agar turun ke lokasi, untuk memastikan tidak ada lagi ular kobra berkeliaran di sekitar pemukiman. (thaya/red)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar