POLMAN- Tak kurang seratus personel TNI dari Kodim 1402/Polmas, diterjunkan untuk membersihkan material longsor yang menerjang rumah warga di Desa Kalimbua, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Berbekal alat seadanya, para anggota TNI bersama warga rela berjibaku dengan lumpur, untuk menyingkirkan tanah bercampur bebatuan dan batang pohon yang merusak sedikitnya lima rumah warga setempat.
Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polmas Letnan Arh Hari Purnomo, S.Hub.Int., M. Han, yang ikut terjun langsung mendampingi anggotanya mengatakan, peristiwa longsor yang terjadi akibat tinggi curah hujam, tidak hanya merusak rumah tetapi juga memutus akses jalan.
“Selain itu, beberapa ruas jalan juga terputus akibat longsoran tanah yang terkikis luaran arus sungai,” kata Hari Purnomo.
Hari menyebut, ada dua jembatan penghubung antar dusun di daerah ini rubuh akibat terjangan air sungai yang meluap.
“Diantaranya jembatan di Dusun Rombo-Rombo, Desa Riso dan Jembatan Gantung di Desa Tapango yang menghubungkan Desa Tapango Barat. Keduanya rubuh lantaran tak sanggup menahan luapan air sungai walian,“ ungkapnya.
Selanjutnya, kata Hari, kegiatan digelar bersama puluhan anggota Polri, BPBD, mahasiswa, pramuka Saka Wira Kartika dan warga setempat.
“Untuk itu anggota kita bagi, sebagian dikerahkan untuk membuat jembatan darurat berbahan kayu dan bambu, agar aktifitas warga tidak terhambat,” terangnya.
Hari juga mengimbau warga setempat, agar sementara waktu meninggalkan rumahnya, lantaran kondisi cuaca yang masih buruk. Dikhawatirkan menyebabkan terjadi longsor susulan.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, anggota koramil 1402-02/Wonomulyo, terutama para Babinsa di Kecamatan Tapango disiagakan untuk mendampingi warga pasca bencana, baik secara fisik maupun moril. (thaya/sur/red)











Komentar