POLMAN– Penemuan ribuan keping koin kuno peninggalan Belanda gegerkan warga Desa Daala Timur, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Koin yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun itu ditemukan dalam wadah guci yang tertimbun tanah.
Kepingan koin kuno itu ditemukan warga setempat bernama Johar (23), pada pertengahan bulan Oktober 2021 kemarin. Saat itu, Johar dalam perjalanan menuju kebun berjarak sekira satu kilometer dari tempat tinggalnya.
Johar mengaku, awalnya hanya menemukan beberapa keping koin kuno tergeletak di jalan kebun. Bahkan, keberadaan koin kuno itu sempat diabaikan.
“Jadi pertama kan begini, kebetulan pada saat itu ke kebun toh. Ketika di jalanan, pertama-tamanya saya melihat dulu sekitar lima biji (koin kuno), saya belum ambil karena khawatir ada mistis,” ungkap Johar saat ditemui wartawan di rumahnya, Senin (13/12/2021).
“Beberapa hari kemudian saya ke kebun lagi. Saya lihat lagi ada koin, bahkan jumlahnya bertambah menjadi delapan. Waktu itu saya belum ambil,” sambung Johar.
Menurut Johar, dirinya mulai tertarik dengan keberadaan koin kuno tersebut, setelah beberapa hari kemudian dia terjatuh di sekitar tempat koin ditemukan.
“Ketiga kalinya saya kembali ke sana saya terpeleset, secara tidak langsung saya melihat lagi (koin kuno), akhirnya saya mulai berpikir untuk mengambilnya. Saya panggil dulu ibu di rumah kebun, saya sampaikan ada semacam barang antik, mungkin bisa kita ambil tapi berdua,” tuturnya menjelaskan kronologis penemuan koin kuno tersebut.
Saat ditemukan, sebahagian besar koin kuno itu berada dalam guci tanah yang diselimuti serabut pohon aren. Kondisi koin juga tampak kotor dan kusam.
“Sebelum saya gali, saya lihat dulu karena di situ (guci) ditutupi oleh bulu. Pas dibuka, ada koin di dalam guci tapi sudah banyak yang berjatuhan,” terangnya.
Lanjut kata Johar, setelah dihitung jumlah koin kuno yang ditemukan dalam guci lebih dari seribu keping. Ia mengaku belum berniat menjual koin kuno tersebut kepada kolektor.
“Kalau kita hitung kemarin jumlahnya sekitar seribu lebih. Kita belum tahu mau diapakan, tapi untuk sementara mau disimpan dulu di rumah,” tandas pemuda berambut gondrong ini.
Kabar penemuan ribuan keping koin kuno mengundang perhatian warga. Hampir tiap hari, rumah Johar didatangi warga yang ingin melihat wujud koin kuno tersebut.
Setidaknya ada dua macam ukuran koin kuno yang ditemukan Johar. Sebahagian koin juga memiliki lubang pada bagian tengah. Salah satu sisi koin terdapat tulisan ‘NEDERLANDSCH INDIE’. Sementara pada sisi lainnya bertuliskan aksara Jawa dan abjad Arab.
Tertera juga tahun pembuatan koin kuno tersebut, paling tua tahun 1858, sedangkan paling muda tahun 1945. Nilai koin, dari ½ cent, hingga 2 ½ cent.
Belum diketahui secara pasit siapa pemilik ribun koin kuno tersebut. Warga juga tidak bisa memastikan, apakah koin kuno tersebut sudah lama tertimbun di lokasi tempatnya ditemukan, ataukah belum lama ditimbun seseorang dengan alasan tertentu. (thaya/red)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar