MAMUJU– Kecelakaan lalu lintas (laka) tunggal terjadi. Pengendara motor mengalami kecelakaan, satu orang tewas di tempat dan seorang lagi kondisinya kritis.
Peristiwa ini terjadi di Desa Pangasaan, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (13/11/2021) sekitar pukul 05.40 wita.
Diduga, pengendara yang berboncengan menghindari kemacetan jalan di Desa Botteng dan Takandeang. Di jalur jalan trans Sulawesi poros Mamuju-Majene, ini memang dalam proses perbaikan. Ruas Botteng dan Takandeang diperlebar lantaran berada di sisi tebing yang seringkali mengalami longsor di musim hujan.
Menurut laporan Kapolsek Tapalang, Iptu Nurdin, kecelakaan tunggal yang terjadi di Desa Pangasaan tersebut dialami pengendara motor sekitar pukul 05.40 wita. Kedua korban berboncengan, yakni Yulfian dan Melisa. Mereka berangkat dari Mamuju menuju Polewali Mandar.
“Kedua korban mengendarai motor suzuki, menabrak tiang listrik saat laju motor tidak bisa dikendalikan. Jalannya menurun,” kata Iptu Nurdin ketika dikonfirmasi.
Lantaran tidak mampu mengendalikan kendaraan, sambung Kapolsek Tapalang, pengendara terpaksa mengambil inisiatif menabrak tiang listrik untuk menghindari terjungkal ke jurang. Namun, naas keduanya justru mengalami kecelakaan fatal.
Akibat benturan terlalu keras mengenai tiang listrik di sisi jalan tersebut, Melisa (22) yang dibonceng tewas seketika, sementara kondisi Yulfian kritis dan dilarikan warga setempat ke puskesmas.
Diketahui korban Melisa adalah seorang mahasiswi, berasal dari Desa Pebureu, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar.
Berboncengan motor dengan temannya, korban berangkat dari Mamuju menuju Polewali Mandar. Lantaran tidak ingin melalui ruas jalan di Botteng dan Takandeang yang sedang dalam pengerjaan dan sering terjadi antrean panjang, keduanya mengambil jalan pintas di ruas jalan trans Saletto berbelok ke arah Kecamatan Tapalang Barat. Namun, di Desa Pangasaan yang jalannya ekstrem dan curam, mereka mengalami kecelakaan. Kendaraannya menabrak tiang listrik. (sur/red)
Editor: Sulaeman Rahman











Komentar