oleh

Mobil Avanza Terguling di Jalan Trans Sulawesi, Polisi Dalami Penyebabnya

POLMAN- Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar. Mobil Avanza dengan nomor polisi DD 1301 OP terguling di jalan trans Sulawesi. Kendati mobil sarat penumpang, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Diketahui, peristiwa kecelakaan terjadi di depan Masjid HM Al-Husein, Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kamis malam (12/08), sekira pukul 23.40 wita.

Dalam rekaman video amatir yang  beredar  di media sosial, terlihat sejumlah warga berupaya mengevakuasi badan mobil yang sempat terguling.

Baca Juga  Prof Irfan Idris Ajak Generasi Milenial Sulbar Cegah Penyebaran Terorisme 

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan. Dalam unggahan di media sosial, beredar informasi penyebab kecelakaan, lantaran sang sopir mobil tersebut diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, karena panik diburu pengendara motor dengan membawa samurai. Postingan di media sosial, turut dilengkapi dengan foto samurai, diduga milik warga yang melakukan pengejaran.

Kepala Kepolisian Sektor Tinambung, Iptu Rustam Gani SH,membenarkan perihal peristiwa kecelakaan tersebut. Namun demikian, ia belum bisa memastikan penyebab kecelakaan, apalagi korban belum melapor untuk dimintai keterangan.

Baca Juga  Komunitas SKIn-Dispop Polman Promosikan Potensi Wisata Melalui Off Road

“Itu laka belum melapor. Karena dia (sopir) mau lanjut ke Jeneponto, karena mau menikah, pesta perniahannya, nanti kembali baru melapor,“ kata Rustam Gani kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat siang (13/08/21).

Rustam juga menampik kabar, bahwa kecelakaan terjadi, lantaran pengemudi mobil menghindari pengendara motor bersamurai, yang diduga hendak melakukan pembegalan.

“Menurut cerita anggota jaga semalam, yang naik motor hampir diserempet oleh pengemudi mobil di lampu merah Tinambung, makanya dikejar,“ ujar Rustam.

Baca Juga  Cuaca tak Bersahabat, Personel Polsek Bambalamotu Tetap Gatur Lalin

Kendati demikian, lanjut kata Rustam, pihaknya belum mengetahui identitas pengendara motor yang melakukan pengejaran sambil membawa samurai. Diakui, pihaknya masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap kebenaran kronologis peristiwa kecelakaan lalu lintas ini.

“Belum, tidak diketahui orangnya. Kita masih dalam lidik, apa betul,“ ungkap Rustam.

Berdasarkan keterangan polisi, penumpang mobil avanza diketahui berjumlah Sembilan orang, berangkat dari Mamuju, Akibat kecelakaan, beberapa penumpang diketahui menderita luka lecet. Seluruh penumpang telah melanjutkan perjalanan ke Jeneponto. (thaya/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed